Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menghidupkan Semangat Literasi Anak Melalui Taman Baca Masyarakat di Desa Citapen Muhamad Fikri Abhyasa; Diah Ayu Sulistianingsih; Fitri Awaliyah; Debby Feriska; Iif Firmana
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.312

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) yakni aspek pengabdian. Melalui kegiatan PKM ini diharapkan para mahasiswa mendapatkan pengalaman yang nyata saat berada di masyarakat. Salah satu program yang di lakukan oleh mahasiswa di desa citapen adalah Taman Baca Masyarakat yang di lakukan selama proses PKM berlangsung. Yang dimana di Desa Citapen ini memiliki permasalahan dalam rendahnya minat baca. Berdasarkan hasil observasi awal Tim PKM bahwa sekitar 70% anak – anak di desa citapen lebih sering bermain gadget dibandingkan dengan membaca buku. Hal tersebut diperparah dengan adanya perpustakaan desa yang rata – rata jumlah pengunjung per bulannya hanya 3 pengunjung. Proses kegiatan ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) yang meliputi kegiatan identifikasi atau observasi, perencanaan dan tindakan, implementasi, monitoring dan evaluasi, serta refleksi untuk keberlangsungan program. Kegiatan dimulai dengan survei kebutuhan masyarakat dan anak – anak, lalu dengan perizinan hingga peresmian taman baca, pelaksanaan kegiatan serta monitoring untuk evaluasi kegiatan dan penjagaan untuk keberlangsungan taman baca yang ada di desa citapen. Hasil yang di peroleh mendapatkan hasil yang cukup memuaskan, dimana antusiasme dari masyarakat dan anak – anak sangat tinggi yang ditunjukkan dengan hasil kuesioner yang didapat sebanyak 97% anak – anak dan masyarakat merasa puas dan seakan – akan keluar dari zona gadget yang berlebih. Kemudian dengan ditunjuknnya kepengurusan TBM di Desa Citapen, hingga saat ini keberlangsungan taman baca tetap terjaga..
Determinasi Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik Terhadap Konsistensi Latihan Angkat Beban pada Anggota Gym Pemula Galuh Gumelar; Iif Firmana
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.741

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna memperoleh informasi tentang pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap konsistensi latihan angkat beban pada pemula. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan 50 member pemula (masa latihan < 6 bulan) di Badai GYM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup yang telah dinyatakan valid dan reliabel digunakan untuk memperoleh data penelitian. Data tersebut kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji t, motivasi intrinsik terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap konsistensi latihan (B = 0,713; p < 0,001). Sebaliknya, motivasi ekstrinsik tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial (B = 0,120; p = 0,135). Secara simultan (uji F), kedua variabel berkontribusi signifikan sebesar 50,8% terhadap konsistensi latihan (R² = 0,508; p < 0,001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek psikologis yang berasal dari dalam diri individu, seperti rasa senang dan kepuasan pribadi, memiliki peran yang penting ketahanan yang lebih kuat untuk menjaga kontinuitas latihan pemula dibandingkan dorongan eksternal (pujian atau hadiah). Pengelola pusat kebugaran disarankan merancang program latihan yang variatif dan suportif demi menumbuhkan motivasi otonom member baru. Sebagai rekomendasi untuk penelitian mendatang, pengembangan kajian dapat dilakukan dengan memasukkan berbagai faktor lain yang diduga turut berkontribusi terhadap variabel yang diteliti selain motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik yang diduga turut berkontribusi terhadap tingkat konsistensi latihan pada individu yang baru memulai aktivitas di pusat kebugaran.
Analisis Perkembangan Prestasi Klub Sepakbola Pesik Kuningan melalui Sistem Pembinaan Pemain dan Manajeman Klub Tahun 2014-2025 Nanda Ekarismayanda; Iif Firmana
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i2.4180

Abstract

Sepakbola merupakan olahraga yang berkembang pesat di Indonesia dan berperan penting dalam pembinaan olahraga daerah. Perkembangan prestasi klub dipengaruhi oleh sistem pembinaan pemain yang terarah serta manajemen yang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan sepakbola di Kabupaten Kuningan melalui studi kasus klub Pesik Kuningan periode 2014–2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sebanyak lima orang, terdiri atas dua manajer klub, satu pelatih, satu pemain, dan satu pengurus Askab PSSI Kabupaten Kuningan. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi Pesik Kuningan mengalami dinamika fluktuatif, namun cenderung meningkat secara bertahap. Sejak 2014, klub melakukan pembenahan organisasi dan penguatan sistem pembinaan pemain. Keikutsertaan dalam kompetisi daerah dan provinsi menjadi sarana peningkatan kualitas tim. Pencapaian penting diraih pada 2022 dengan memperoleh juara 3 bersama Liga 3 Jawa Barat Seri 2 dan promosi ke Seri 1. Hingga 2025, klub terus meningkatkan kualitas pembinaan dan manajemen. Faktor yang memengaruhi perkembangan tersebut meliputi sistem pembinaan, manajemen klub, motivasi atlet, serta dukungan pemerintah dan masyarakat. Disimpulkan bahwa peningkatan prestasi Pesik Kuningan ditentukan oleh pembinaan berkelanjutan dan manajemen profesional.