Fibriyani Nur Khairin
Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis harga pokok produksi amplang Cecilia Amalia Sandra Rumajar; Dwi Risma Deviyanti; Fibriyani Nur Khairin
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 2 No. 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.927

Abstract

Perusahaan Karya Akmal Perdana merupakan salah satu perusahaan manufaktur di Kota Samarinda yang memproduksi amplang. Dalam menghitung harga pokok produksinya, perusahaan tidak sesuai dengan teori akuntansi biaya yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan perhitungan harga pokok produksi menurut perusahaan Karya Akmal Perdana dengan perhitungan harga pokok produksi menurut teori akuntansi biaya. Metode penelitian dan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga pokok produksi dengan metode full costing. Data yang digunakan untuk penelitian bersumber dari perusahaan secara langsung dan dalam tahun 2015. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi pada perusahaan Karya Akmal Perdana masih belum sesuai dengan prinsip perhitungan akuntansi biaya dengan metode full costing. Perusahaan tidak memasukkan komponen biaya penyusutan aset tetap dan ada biaya- biaya yang tidak sesuai pada komponennya.
Stakeholder Inclusiveness dan Materialitas UMKM Tenun di Samarinda Christine Gabriella; Fibriyani Nur Khairin
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 28 No. 1 (2026): Januari
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v27i1/4713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami prinsip stakeholder inclusiveness dan materialitas dalam konteks keberlanjutan pada UMKM tenun di Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan matriks materialitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM tenun memiliki peran signifikan dalam aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, meskipun terdapat tantangan dalam pengelolaan limbah pewarnaan dan keterlibatan pemangku kepentingan. Keterlibatan stakeholder, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM, sangat penting untuk mengidentifikasi isu-isu material yang relevan, meningkatkan praktik keberlanjutan, dan memastikan keseimbangan antara profit, people, dan planet. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami keberlanjutan pada UMKM serta manfaat praktis dalam pengembangan kebijakan dan strategi keberlanjutan untuk usaha kecil menengah
Akuntansi Karbon Aktivitas Harian Mahasiswa: Hotspot Emisi, Monetisasi, dan Skenario Reduksi Alan Smith Purba; Risnawati Ramli; Rizka Dwi Jayanti; Fibriyani Nur Khairin
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 28 No. 2 (2026): April
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v27i1/5016

Abstract

Aktivitas harian individu merupakan sumber emisi gas rumah kaca yang jarang diukur secara formal. Penelitian ini bertujuan mengukur, memonetisasi, dan menyusun skenario reduksi jejak karbon aktivitas harian mahasiswa pada tiga sektor: transportasi, konsumsi makan-minum, dan sampah kemasan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif yang diintegrasikan dengan Project-Based Learning, dengan data primer berupa catatan aktivitas tujuh hari dari 69 mahasiswa. Jejak karbon dihitung dengan mengalikan data aktivitas dengan faktor emisi, kemudian dimonetisasi menggunakan harga karbon. Hasil menunjukkan rata-rata emisi gabungan 45,03 kgCO₂e per mahasiswa per minggu, dengan sektor makan-minum sebagai hotspot (kontribusi 59,87%). Jarak komuter berkorelasi positif signifikan dengan emisi transport (r = 0,50; p < 0,001), sedangkan jenis kelamin dan tipe tempat tinggal tidak menunjukkan perbedaan emisi yang signifikan. Skenario reduksi 10% berpotensi menurunkan emisi sebesar 310,72 kgCO₂e. Temuan ini menegaskan relevansi akuntansi karbon tingkat individu sebagai instrumen kesadaran dan pengendalian emisi berbasis data
Peran Assurance ESG oleh Auditor Eksternal dalam Mengurangi Greenwashing: Systematic Literature Review Diah Fitri Harseno; Alan Smith Purba; Emayanti Christina Hutabarat; Fibriyani Nur Khairin; Nur Alfiah Rezkiyanti
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 27 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v27i1/4407

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan secara sistematis bukti empiris mengenai peran assurance ESG oleh auditor eksternal dalam mengurangi greenwashing serta menjelaskan mekanisme dan kondisi yang menentukan efektivitasnya. Studi menggunakan pendekatan systematic literature review dengan kerangka SPIDER untuk merumuskan fokus kajian dan PRISMA 2020 untuk menyeleksi literatur. Pencarian dilakukan pada basis data Scopus untuk periode 2019-2024 dan menghasilkan 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa assurance ESG berpotensi menekan greenwashing melalui penguatan kredibilitas pengungkapan, penurunan decoupling antara narasi dan kinerja, serta pengurangan asimetri informasi (khususnya pada pengungkapan karbon). Namun, assurance tidak selalu efektif bila bersifat simbolik, misalnya ruang lingkup sempit, prosedur dangkal, atau independensi yang lemah, sehingga berisiko hanya menciptakan kesan akuntabilitas. Efektivitas assurance meningkat ketika kualitas engagement tinggi, pemilihan penyedia assurance bereputasi didukung tata kelola yang kuat, serta ketika auditor memanfaatkan bukti eksternal dan teknologi (mis. pendekatan Audit 4.0)