Angelica Aninditha Kanya Putri
LSPR Institute of Communication & Business, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Kampanye Anti Kekerasan Hewan Terlantar oleh Jakarta Animal Aid Network dan Dampaknya Terhadap Perilaku Masyarakat Angelica Aninditha Kanya Putri
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober - November 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i6.3017

Abstract

Kekerasan terhadap hewan terlantar merupakan permasalahan yang merugikan, tidak hanya bagi hewan itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat secara umum. Kampanye Anti Kekerasan pada Hewan Terlantar yang dilakukan oleh Jakarta Animal Aid Network (JAAN) dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mencegah tindakan kekerasan terhadap hewan terlantar di Jakarta. Kampanye ini melibatkan berbagai strategi yang mencakup edukasi, pemantauan, dan penegakan hukum. Dalam kampanye ini, JAAN bekerja sama dengan Ditjen PKH untuk mengadakan program- program edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan hewan terlantar dan konsekuensi dari tindakan kekerasan terhadap mereka. Tujuan dari kampanye ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghormati dan melindungi hewan terlantar serta penurunan kasus kekerasan terhadap hewan di Jakarta. Melalui kolaborasi antara JAAN dan Ditjen PKH, diharapkan kampanye ini dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah- daerah lain di Indonesia dalam upaya melindungi hak-hak hewan terlantar. Dengan demikian, kampanye ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan kesejahteraan hewan terlantar dan mengurangi kekerasan terhadap mereka. Kampanye ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara organisasi non-pemerintah dan lembaga pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan perlindungan hewan terlantar.