Yuliati
Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Framing Media Terhadap Pemberitaan Investasi Smart City IKN: Analisis pada Media Online Kompas.com dan Tempo.co Periode 1 Maret – 28 April 2024 Avita Safitri; Yuliati; Verani Indiarma
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembingkaian (framing) berita investasi smart city di Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yang dimuat pada media online Kompas.com dan Tempo.co. Hal ini berangkat dari fenomena pembangunan IKN di Indonesia yang mengangkat konsep smart city serta melibatkan para investor sehingga menjadi pemberitaan hangat yang menghiasi media online tanah air. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif dalam paradigma konstruktivisme menggunakan teori framing milik Zhongdang Pan dan Gerald M. Konicki. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Peneliti menganalisis isi berita investasi smart city di IKN periode 1 Maret – 28 April 2024 yang menjabarkan analisis-analisis berdasarkan empat struktur: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Peneliti melakukan uji keabsahan data melalui teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kompas.com dan Tempo.co sama-sama memberikan informasi yang mirip, relevan, dan terkini mengenai investasi smart city di IKN. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam cara Kompas.com dan Tempo.co membingkai berita. Kompas.com membingkai keterlibatan investor di proyek smart city IKN secara positif yang mendukung kebijakan pemerintah untuk kemajuan ekonomi dan teknologi. Sementara Tempo.co membingkai pemberitaannya lebih kritis dengan penekanannya terhadap dampak yang cenderung terabaikan terhadap tindakan pemerintah yang melibatkan investor dalam proyek smart city di IKN.
Representasi Perempuan dalam Media : Kajian Perspektif Jurnalis bincangperempuan.com Hadistya Annisa; Yuliati; Dwi Aji Budiman
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3384

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi perempuan dalam media BincangPerempuan.com dengan menggunakan teori Analisis Wacana Kritis Fairclough. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana platform ini menyusun representasi perempuan dalam konteks politik, budaya, pekerjaan, dan isu kekerasan seksual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui analisis isi artikel dan wawancara dengan jurnalis BincangPerempuan.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BincangPerempuan.com secara konsisten menggambarkan perempuan sebagai agen perubahan yang berdaya dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam perspektif Fairclough, terdapat tiga dimensi wacana—teks, praktik wacana, dan praktik sosial—yang terefleksi dalam pemberitaan yang memosisikan perempuan bukan hanya sebagai objek, tetapi juga subjek yang aktif memengaruhi perubahan sosial. Artikel yang dianalisis menampilkan perempuan sebagai pemimpin dalam politik dan budaya, serta pejuang yang menantang hambatan sistemik seperti glass ceiling di dunia kerja. Temuan ini mengonfirmasi peran strategis BincangPerempuan.com dalam menciptakan wacana pemberdayaan yang mendorong kesetaraan gender. Dengan representasi perempuan yang kuat dan aktif, media ini berhasil menggeser wacana stereotip negatif menjadi gambaran perempuan yang berdaya dan mampu mempengaruhi perubahan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap studi media dan gender, serta mengusulkan agar media lain mengadopsi pendekatan serupa untuk mempromosikan keadilan sosial dan kesetaraan gender.