Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

DIGITALISASI LAYANAN ANTAR UNIT DIRSUD ARIFIN AHMAD PEKANBARU MENUJU RUMAH SAKIT CERDAS Nur Wahidah; Salsabila Octarivi; Elly Niel Waty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.144

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan telah menjadi fondasi utama dalam pengembangan smart hospital di berbagai negara, termasuk Indonesia. RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi menghadapi tantangan kompleks terkait koordinasi antar unit, integrasi data, serta efektivitas alur pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi layanan antar unit di RSUD Arifin Ahmad dan menilai kontribusinya terhadap peningkatan kinerja pelayanan dan kesiapan rumah sakit menuju konsep Rumah Sakit Cerdas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen yang terkait dengan SIMRS, Rekam Medis Elektronik (RME), serta sistem pendukung digital lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum digitalisasi, layanan antar unit masih didominasi proses manual, yang mengakibatkan tingginya waktu tunggu, kesalahan input, dan koordinasi yang kurang efektif. Setelah implementasi digitalisasi, terjadi peningkatan signifikan pada aspek kecepatan pelayanan, sinkronisasi data real-time, transparansi proses, serta keselamatan pasien. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan seperti variasi literasi digital pegawai, kebutuhan peningkatan infrastruktur TI, resistensi terhadap perubahan, serta isu keamanan data. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi layanan antar unit tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan, tetapi juga menjadi prasyarat fundamental dalam mewujudkan RSUD Arifin Ahmad sebagai Rumah Sakit Cerdas yang adaptif, efisien, dan terintegrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui integrasi konsep Technology Acceptance Model, Reinventing Government, dan Smart Hospital Framework sebagai dasar analisis transformasi digital di sektor kesehatan.
PENGGUNAAN QRIS (QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD) PADA UMKM DI KELURAHAN UMBAN SARI KECAMATAN RUMBAI Tiurmawati Sitorus; Ribka Septiani Harefa; Elly Niel Waty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.145

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia telah mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan teknologi finansial, salah satunya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat penggunaan, manfaat yang dirasakan, kemudahan, sikap, dan minat UMKM terhadap implementasi QRIS di Desa Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS dinilai bermanfaat karena mempercepat transaksi, meningkatkan keamanan, menyederhanakan pencatatan keuangan, dan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen digital yang semakin meningkat. Namun, masih terdapat kendala, terutama terkait jaringan internet yang belum stabil, literasi digital yang rendah, dan pemahaman yang belum merata tentang penggunaan QRIS. Kebijakan pemerintah melalui penetapan tarif MDR dan regulasi sistem pembayaran juga telah mendorong adopsi QRIS di kalangan UMKM. Dengan demikian, dukungan edukasi, infrastruktur digital yang lebih baik, dan pendampingan yang intensif diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan QRIS di lingkungan UMKM.
IMPLEMENTASI E-PAJAK DI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI PEKANBARU Ayara Nattria Mulya; Enjelika; Elly Niel Waty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.149

Abstract

Penerapan sistem e-Pajak melalui SMART TAX di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kota Pekanbaru merupakan langkah digitalisasi pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan efisiensi layanan serta kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengacu pada teori Implementasi Kebijakan Van Meter & Van Horn (1975), yang mencakup enam variabel: standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial-ekonomi-politik, serta disposisi pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Pajak memberikan dampak positif berupa peningkatan transparansi, kemudahan akses, dan efektivitas pengawasan terhadap transaksi pajak. Namun demikian, implementasi belum optimal karena masih ditemukan kendala seperti rendahnya literasi digital masyarakat, preferensi pembayaran manual, keterbatasan sarana teknologi, serta kesiapan SDM pelaksana. Upaya UPT dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dilakukan melalui sosialisasi, peningkatan pelayanan digital, pemberian insentif, serta penguatan pengawasan berbasis sistem real-time. Secara keseluruhan, keberhasilan e-Pajak sangat dipengaruhi oleh kesiapan teknologi dan kapasitas manusia sebagai pelaksana maupun pengguna layanan.
Strategi Penanggulangan Pengemis Anak Pada Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Pekanbaru Ginna Febrita; Meisya Marsella; Elly Niel Waty
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 02 (2024): Jurnal Sakaai : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : AAI Pengda Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66919/sakaai.v1i02.39

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi penanggulangan pengemis anak di Kota Pekanbaru, yang merupakan isu sosial yang kompleks dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Latar belakang penelitian ini berfokus pada meningkatnya jumlah anak pengemis yang terjebak dalam siklus kemiskinan dan dampak negatif yang ditimbulkan bagi masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor penyebab, dampak, serta strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial dalam menangani masalah ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data deskriptif melalui wawancara dan observasi di Dinas Sosial Kota Pekanbaru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi Geoff Mulgan yang menekankan strategi sebagai penggunaan sumber daya dan kekuasaan publik oleh lembaga-lembaga publik untuk mencapai tujuan-tujuan publik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Dinas Sosial telah melaksanakan berbagai program rehabilitasi, tantangan seperti mindset anak pengemis dan kurangnya fasilitas rehabilitasi masih menjadi hambatan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya strategi yang lebih komprehensif dan terintegrasi, termasuk kerjasama dengan instansi terkait dan program pelatihan keterampilan bagi orang tua anak pengemis, untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak dan memutus siklus kemiskinan.
Pengelolaan UMKM Bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Rumbai Dila Frestiawati; Elly Niel Waty; Alya Febriyanti; Tiara Re Monica
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 02 (2024): Jurnal Sakaai : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : AAI Pengda Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66919/sakaai.v1i02.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Rumbai dengan menggunakan metode studi literatur dan pendekatan kualitatif. UMKM berperan penting dalam perekonomian lokal, tetapi sering dihadapkan pada berbagai tantangan dalam praktik pengelolaannya. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi berbagai sumber literatur, termasuk jurnal, buku, artikel, dan dokumen kebijakan yang terkait dengan pengelolaan UMKM serta definisi dan teori yang menjelaskan dinamika bisnis ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup konsep pengelolaan UMKM yang dikemukakan oleh Davidsson (2004) mengenai pentingnya manajemen yang tepat dalam meningkatkan kinerja usaha. Davidsson berargumen bahwa aspek manajerial yang kuat, termasuk perencanaan strategis, manajemen keuangan, dan pemasaran, adalah kunci untuk mencapai keberhasilan UMKM. Dalam penelitian ini, teori tersebut diterapkan untuk memahami tantangan dan peluang yang dihadapi pelaku UMKM di Kecamatan Rumbai. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan pengelolaan yang efektif dapat membantu meningkatkan daya saing UMKM di daerah ini. Namun, pelaku usaha masih memerlukan dukungan berupa pelatihan manajerial, akses terhadap permodalan yang lebih baik, serta pemahaman mengenai pemasaran digital. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan kebijakan yang lebih adaptif dan program pelatihan yang berfokus pada penguatan kapasitas pelaku UMKM, serta perlunya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Implementasi Program Pelatihan dan Pengembangan Kewirausahaan oleh Rumah BUMN Pekanbaru terhadap Pelaku UMKM Anggun Surilasmarito Matondang; Monica Elitya; Elly Niel Waty
Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jned.v1i2.954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN Pekanbaru bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, laporan penelitian, dan dokumen resmi yang berkaitan dengan pengembangan UMKM serta program pelatihan kewirausahaan. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui proses pengumpulan, pengelompokan, dan analisis berbagai temuan dari studi-studi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan dan pengembangan kewirausahaan memainkan peran krusial dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam hal pengetahuan kewirausahaan, keterampilan pemasaran digital, manajemen bisnis, dan pengembangan produk. Studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan program dipengaruhi oleh komunikasi program, ketersediaan sumber daya, komitmen pelaksana, dan keberlanjutan pendampingan bisnis. Namun, beberapa tantangan masih ada, seperti rendahnya literasi digital beberapa pelaku UMKM, keterbatasan pendampingan pasca-pelatihan, dan dampak program yang tidak merata di antara semua peserta. Oleh karena itu, evaluasi dan penguatan program secara berkelanjutan diperlukan untuk memastikan bahwa pelatihan dan pengembangan kewirausahaan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan UMKM.