Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada materi Luas Bangun Datar Kelas IV UPT SDN Siraman 01. Adapun metode yang digunakan adalah tipe Problem Solving. Model pembelajaran kooperatif tipe Problem Solving adalah belajar memecahkan masalah (Bahri Djamarah, Syaiful dan Zain, Anwar, 2016: 19).. Hasil pengamatan yang ditunjukkan pada lembar observasi pada tebel 4.3 menunjukkan bahwa aktifitas guru/peneliti pada pertemuan 1 dan 2 memiliki presentase rata-rata 73% dapat dikatakan bahwa aktifitas guru/peneliti berada pada kategori baik. Sedangkan aktifitas siswa pada pertemuan 1 dan 2 memiliki presentase rata-rata 72% dapat dikatakan bahwa siswa berada pada kategori baik. Hasil tes pada pertemuan I yang diberikan oleh peneliti dapat dilihat pada tabel 4.4, sesuai KKM yang ditentukan yaitu 70, Skor rata-rata hasil tes pertemuan I adalah 66 dengan siswa yang memperoleh nilai > 70% sebanyak 46,67 %. Sebagian besar siswa sudah menyelesaikan soal-soal, namun banyak juga siswa yang pemahamannya masih kurang. Sedangkan skor rata-rata hasil tes pada pertemuan II adalah 72 dengan siswa yang memperoleh nilai ≥ 70% sebanyak 66,67 %. Disini terlihat adanya peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan I dan pertemuan II. Kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan tercapai. Tujuan peneliti menerapkan metode Problem Solving adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV UPT SDN Siraman 01 pada mata pelajaran matematika materi volume bangun ruang. Pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Solving berhasil dalam memecahkan masalah.Keywords: Keaktifan, hasil belajar, Luas bangun datar, koooperatif, Problem Solving.