Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan yang terjadi yaitu modalitas siswa tidak diakomodir seluruhnya oleh guru serta respon yang ditunjukkan siswa menunjukkan ketidaksenangan sehingga hasil belajar siswa di bawah KKM yaitu 75,00. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode PTK ( Penelitian Tindakan Kelas) dari Elliot yang terdiri dari tiga siklus dengan menerapkan strategi belajar VAK ( Visual Auditori Kinestetik). Penelitian ini memiliki data yang diperoleh serta dianalisis dengan menggunakan teknik pengolahan data. Analisis data kualitatif dilakukan dengan cara mendeskripsikan hasil penelitian yang didapat oleh peneliti di lapangan. Hasil penelitian tersebut berasal dari data wawancara, observasi, kuesioner. Analisis data kuantitatif digunakan untuk melihat ada tidaknya peningkatan hasil belajar siswa dan lembar skala sikap setelah menggunakan strategi pembelajaran VAK. Data tersebut berupa angka-angka dan ditulis dalam bentuk table. Setelah melakukan penelitian dengan memberikan perlakuan berdasarkan metode penelitian PTK dengan menerapkan strategi pembelajaran VAK peneliti memperoleh hasil peningkatan belajar disetiap siklusnya. Siklus I nilai rata-rata kelas yang diperoleh adalah 60,89. Siklus II mengalami peningkatan nilai rata-rata kelas yang diperoleh adalah 78,00. Pada siklus III juga mengalami peningkatan yaitu 84,09 untuk nilai rata-rata kelas. Respon siswa juga menunjukan respon positif oleh karena itu strategi pembelajaran VAK direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar.Kata kunci: Strategi VAK; Respon Siswa; Hasil Belajar.