Emotional dependency refers to an excessive affective need toward a romantic partner, causing individuals to rely on the relationship for their emotional well-being (Camarillo et al., 2020). One factor presumed to influence this condition is attachment style, a pattern of emotional bonding developed through early relational experiences that shapes interpersonal relationships in adulthood (Hazan & Shaver, 1987). This study aimed to examine differences in emotional dependency based on attachment style among early adult women involved in romantic relationships in Surabaya. A quantitative comparative design was employed involving 179 women aged 18–25 years selected through purposive sampling. Data were collected using the Emotional Dependency Scale developed by Camarillo et al. (2020) and the Attachment Style Scale adapted from Damayanti (2010) based on Hazan and Shaver (1987). Data were analyzed using the Kruskal–Wallis test followed by the Mann–Whitney U post hoc test. The findings revealed significant differences in emotional dependency across attachment style groups. Significant differences were found between the secure and avoidant attachment groups as well as between the avoidant and ambivalent attachment groups, whereas no significant difference was found between the secure and ambivalent attachment groups. The study concludes that attachment style differentiates the level of emotional dependency among early adult women in romantic relationships in Surabaya. ABSTRAK Emotional dependency merupakan kebutuhan afektif yang berlebihan terhadap pasangan sehingga individu menggantungkan kesejahteraan emosionalnya pada hubungan romantis (Camarillo dkk, 2020). Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi tersebut adalah attachment style, yaitu pola kelekatan yang terbentuk melalui pengalaman relasi awal dan memengaruhi hubungan interpersonal pada masa dewasa (Hazan & Shaver, 1987). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan emotional dependency ditinjau dari attachment style pada perempuan dewasa awal yang sedang berpacaran di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif terhadap 179 perempuan berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Emotional Dependency berdasarkan Camarillo dkk. (2020) dan Skala Attachment Style yang diadopsi dari Damayanti (2010) berdasarkan Hazan dan Shaver (1987). Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis yang dilanjutkan dengan uji post hoc Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan emotional dependency yang signifikan ditinjau dari attachment style. Perbedaan signifikan ditemukan antara kelompok secure attachment dan avoidant attachment serta antara avoidant attachment dan ambivalent attachment, sedangkan tidak ditemukan perbedaan signifikan antara secure attachment dan ambivalent attachment. Penelitian ini menyimpulkan bahwa attachment style berperan dalam membedakan tingkat emotional dependency pada perempuan dewasa awal yang sedang berpacaran di Surabaya.