ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan literasi peserta didik kelas XI meliputi kemampuan , membaca , menulis dan berbahasa , (2) mendeskripsikan penyebab kurang nya literasi yang ada pada peserta didik kelas XI, dan (3) mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru dalam mengemabangkan kemampuan literasi peserta didik kelas XI terutama dalam kebahsaan dan penyampian kemabali materi yang telah dipelajari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaf deskriptif metode yang digunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan teknik analisis data deskriptif (Sugiono , 2016: 147 ), yaitu metode analisis deskriptif adalah ,metode stastistik yang digunakan untuk menganalis data dengan cara mendeskriptifkan atau mengambarkan data yang terkumpul sebagai mana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan literasi peserta didik kelas XI – 1 SMA Institut Indonesia Semarang bisa di katakan di tingkat yang cukup rendah. (2) Faktor yang paling mempengaruhi kemampuan literasi siswa kelas XI SMA Institut Indonesia semarang adalah motivasi , setelah itu role model dan sarana prasarana yang menunjang. (3) upaya yang dapat guru BK lakukan yaitu guru BK mengimplementasikan layanan bimbingan kelompok mengungakan teknik talking chip , yaitu teknik yang mengunakan kertas atau kartu sebagai media nya .Teknik ini bertujuan untuk dapat mengakrabkan dan meningkatkan interaksi sehingga antara pemimpin kelompok dengan AK atau peserta didik seperti tidak memiliki jarak , sehingga peserta didik memiliki pengalaman pembelajaran yang baru atau lebih menarik dengan suasana yang tidak monoton.. Kata kunci: kemampuan literasi , bimbingan kelompok , teknik talking chip