Syawaludin
FakultasTarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBERIKAN LAYANAN INFORMASI BERBASIS KECAKAPAN ABAD 21 DI MAN 4 AGAM T. Suci Anggreni; Dodi Pasila Putra; Syawaludin; Hidayani Syam
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2195

Abstract

Pada abad 21 kita tengah memasuki era baru, yakni berkembang menjadi era revolusi industri. Saat era baru dimulai pendidikan tidak hanya berpatok dengan seberapa besar pengetahuan yang kita dapat di dalam kelas, akan tetapi kita diharuskan memiliki keterampilan yang mendukung. Generasi millenial pada saat ini juga perlu mengembangkan keterampilan 4C pada kehidupan sehari-hari agar dapat mempersiapkan diri untuk pendidikan dan pekerjan di abad ke-21. Oleh karena itu keterampilan abad 21 sangat diperlukan diantaranya adalah keterampilan 4C (keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan kolaborasi serta keterampilan komunikasi) sehingga peserta didik mampu menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Oleh karena itu guru bimbingan dan konseling juga memiliki peranan yang penting sebagai fasilitator yang dapat mengarahkan peserta didiknya agar siap menghadapi abad ke-21.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Memberikan Layanan Informasi Berbasis Abad 21 Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Agam.Jenis penelitian kualitatif lapangan, sumber data utama penelitian ini adalah guru bimbingan konseling dan peserta didik.Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan dokumentasi, tes, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, Strategi guru bimbingan dan konseling dengan menerapkan Pembelajaran Kolaboratif, Blended learning, pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, peserta didik sebagai produser, pembelajaran berbasis proyek (project based learning). Dengan demikian dapat disimpulkan dengan memberikan layanan informasi dengan menggunakan perpaduan antara metode pemberian layanan informasi dan strategi pembelajaran berbasis abad 21 dapat membuat pembelajaran yang inovatif sesuai dengan kebutuhan peserta didik.