Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya penggunaan media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi di dalam pembelajaran. Media pembelajaran merupakan suatu alat untuk membantu guru menyampaikan materi kepada peserta didik. Media wordwall dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media menggunakan wordwall pada pembelajaran IPAS yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluate. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV yang ada di Kota Bukittinggi SDN 18 Tarok Dipo sebagai sekolah uji coba pertama, SDN 05 Tarok Dipo sebagai sekolah uji coba kedua, dan SDN 16 Tarok Dipo sebagai sekolah penelitian. Data dari penelitian ini didapat dari lembar angket validitas oleh ketiga validator dan lembar angket praktikalitas dari guru dan peserta didik. Hasil uji validitas dari ahli materi 86%, ahli bahasa 90%, dan ahli media 87,5% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas respon guru pada kedua dari sekolah uji coba 96,25% dan hasil hasil uji praktikalitas respon peserta didik 93,5%, dengan kategori sangat praktis. Sedangkan hasil uji praktikalitas di sekolah penelitian pada angket respon guru 95% dan hasil uji praktikalitas pada angket repon peserta didik 97,4% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian dapat disimpulkan media wordwall pada pembelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar telah valid dan praktis.