Arinda Aprilia Pratiwi
Pendidikan Matematika Universitas PGRI Madiun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMAMPUAN BERNALAR SISWA SD DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PENCERMINAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA BENTENG PENDEM BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL Arinda Aprilia Pratiwi; Utami; Edy Suprapto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.4058

Abstract

Kemampuan bernalar adalah kemampuan menyajikan pernyataan matematika melalui lisan maupun gambar, menentukan pola, menyusun argumen, dan menarik kesimpulan. Etnomatematika merupakan matematika yang mengabungkan dengan budaya setempat. Etnomatematika dalam penelitian ini adalah benteng pendem yang disajikan dalam soal tes kemampuan bernalar tentang pencerminan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan bernalar siswa SD dalam menyelesaikan masalah pencerminan berbasis etnomatematika benteng pendem berdasarkan kemampuan awal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kelas V SD Negeri Pitu 2. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen lembar tes kemampuan bernalar matematis yaitu lembar soal pertama dan lembar soal kedua dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan triangulasi waktu. Adapun indikator bernalar yaitu (1) kemampuan menyajikan pernyataan matematika melalui lisan maupun gambar, (2) kemampuan menentukan pola, (3) kemampuan menyusun argumen, (4) kemampuan menarik kesimpulan. Kesimpulan hasil dari penelitian ini (1) siswa yang mempunyai kemampuan awal matematika tinggi memenuhi keempat indikator bernalar, (2) siswa yang mempunyai kemampuan awal matematika sedang memenuhi kedua indikator bernalar yakni kemampuan menyajikan pernyataan matematika melalui lisan maupun gambar dankemampuan menentukan pola, (3) siswa yang mempunyai kemampuan awal matematika rendah tidak memenuhi keempat indikator bernalar.