Rafida
Guru Pamong, UPT SD Inpres Bontoala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOLABORASI PESERTA DIDIK KELAS VI A UPT SD INPRES BONTOALA 1 Wafiq Aisyah Alim; Andi Quraisy; Rafida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4231

Abstract

Keterampilan abad 21 merupakan aspek yang penting yang perlu dikuasai peserta didik. salah satu keterampilan abad 21 yang perlu dikuasi peserta didik adalah keterampilan kolaborasi. Mata Pelajaran IPAS merupakan mata Pelajaran merupakan salah satu mata Pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar. IPAS mencakup pembelajaran mengenai sains dan sosial. Pembelajaran IPAS diajarkan menggunakan metode pembelajaran aktif dan berkelompok. Tetapi pada kenyataannya model pembelajaran yang digunakan belum dapat membuat peserta didik aktif dan berkolaborasi dengan teman kelompoknya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIA UPT SD Inpres Bontoala 1 tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik kelas VIA UPT SD Inpres Bontaoala 1. Pada pra siklus keterampilan kolaborasi peserta didik hanya sebesar 26% yang berada pada kategori tuntas. Pada siklus I dan siklus II setelah penerapan model pembelajaran problem based learning keterampilan kolaborasi peserta didik meningkat menjadi 50% pada siklus I dan 91% pada siklus II. Hasil yang diperoleh pada siklus II telah melampaui ketuntasan klasikal sebesar 70% sehingga dapat disimpulakan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik kelas VIA UPT SD Inpres Bontoala 1.