p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Health Care Media
Shelvi Ovi Lestari
Institut Teknologi Kesehatan Malang Widya Cipta Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH OBESITAS, PARITAS DAN PENYAKIT PENYERTA DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA KEHAMILAN DI RSU HAJI SURABAYA Shelvi Ovi Lestari
Health Care Media Vol 8 No 2 (2024): JURNAL HEALTH CARE MEDIA
Publisher : ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70633/2721-6993.252

Abstract

Diagnosis preeklampsia ditegakkan berdasarkan adanya hipertensi dan proteinuria pada usia kehamilan diatas 20 minggu. Faktor terjadinya preeklampsia adalah multiple caution, artinya banyak faktor penyebab namun tidak ada satu penyebab pasti. Faktor yang sering ditemukan sebagai faktor risiko antara lain nullipara, kehamilan ganda, usia kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun, mempunyai riwayat keturunan preeklampsia, paritas, penyakit kronis seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit ginjal dan obesitas. Pada penelitian digunakan sampel sebanyak 315 ibu hamil yang diambil dengan teknik simple random sampling dengan analisis data chi square. Pengambilan data ibu hamil yang mengalami preeklampsia didapatkan melalui catatan rekam medis, dimana data yang dibutuhkan adalah data sekunder Ibu yaitu riwayat obesitas ibu (IMT), paritas dan penyakit penyerta selama kehamilan yaitu Diabetes Mellitus dan Hipertensi.Berdasarkan penelitian didapatkan hasil penelitian dengan p value 0,00 pada variabel obesitas dan hipertensi, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dan hipertensi dengan kejadian preeklampsia. Sedangkan variabel paritas didapatkan p value 0,12 dan variabel hipertensi p value 0,798, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dan diabetes mellitus dengan kejadian preeklampsia.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TERHADAP VAKSIN COVID-19 DI KRI BUDHI ASIH TUREN KABUPATEN MALANG Shelvi Ovi Lestari
Health Care Media Vol 8 No 2 (2024): JURNAL HEALTH CARE MEDIA
Publisher : ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70633/2721-6993.253

Abstract

Untuk mengurangi angka kematian ibu hamil karena COVID-19, pemerintah mengeluarkan surat edaran HK.02.01/1/2007/2021 tentang vaksinasi COVID-19 hagi ibu hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Ketakutan dengan dampak akibat vaksinasi (KIPI), beredarnya hoax terkait vaksinasi, dan banyak kabar yang tidak akurat memaparkan vaksin COVID- 19 Menyebabkan kecemasan pada ibu hamil yang berdampak pada berbagai macam komplikasi, seperti persoalan kesehatan jiwa ibu hamil, kondisi emosional ibu hamil yang yang memburuk, kelahiran premature, berat badan bayi lahir rendah, preeklamsia, diabetes gestasianol, komplikasi pasca persalinan, dan kesempatan untuk terpapar COVID-19 semakin mudah. Kecemasan yang tidak teratasi dapat meningkatkan resiko depresi postpartum hingga masa parenting. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada ibu hamil terhadap vaksin COVID-19 di KRI Budhi Asih Turen. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasinya adalah semua ibu hamil berusia 13 minggu Aterm sebanyak 29 orang yang diambil dengan metode purposive sampling Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Zung Self Rating Ancienty Scale (ZSRA-S) Menggunakan variable bebas, yaitu kecemasan ibu hamil Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil di KRI Budhi Asih Turen mengalami tingkat kecemasan ringan terhadap vaksin COVID-19 sebesar 62,10%, dan 37,90% normal tidak cenas. Diharapkan petugas kesehatan memberikan KIE/Edukasi tentang vaksin COVID-19 sehingga dapat mengurangi kecemasan pada ibu hamil.