Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN HUKUMAN YANG EDUKATIF DALAM MEMBENTUK PERILAKU DISIPLIN ANAK DI RA BABUSSALAM Dwiva Rahma lisa; Aswandi .; Desni Yuniarn
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.314 KB) | DOI: 10.26418/jppk.v5i06.15721

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penggunaan hukuman yang edukatif dalam membentuk perilaku disiplin pada anak usia 5-6 tahun di RA Babussalam Pontianak Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah  naturalistik/kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis-jenis hukuman  adalah meminta maaf kepada orang bersangkutan, menyuruh anak untuk berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya, menyuruh anak untuk duduk di samping ibu guru, membaca do’a, menulis, menggambar, dan menyuruh anak bersama-sama merapikan barang yang telah digunakan. Tahapan-tahapan sebelum digunakan hukuman adalah guru menjadi contoh, pemberitahuan, teguran yang dilakukan beberapa kali, setelah beberapa kali diberikan teguran, nasehat, peringatan, dan hukuman. Cara guru mengevaluasi hukuman yang edukatif  dalam membentuk disiplin anak adalah guru melihat dari apakah hukuman tersebut bukan hukuman fisik, sesuai dengan anak, mendidik dan mencegah.   Kata Kunci: Hukuman, Disiplin, Anak Usia Dini   Abstract: The purpose of this study is to describe the use of educational punishment form discipline behavior in children aged 5-6 years in RA Babussalam North Pontianak. Supporting a research method used is naturalistic / qualitative. Subjects in this study were teachers kelas. Hasil research showed that certain types of punishment is to apologize to the people concerned, send children to promise not to repeat his mistake, send children to sit next to the teacher, reading prayers, writing, drawing, and send children together tidying goods that have been used. The stages prior to use punishment is the teacher becomes an example, notice, warning that to do several times, after several times given warning, advice, warnings, and punishment. Teachers method evaluate educational punishment in the form of discipline is the teacher sees a child of whether the sentence was not corporal punishment, in accordance with the child to educate and prevent.   Keywords: Punishment, Discipline, Early Childhood
PERAN GURU DALAM MELATIH KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK KRISTEN IMMANUEL II SUNGAI RAYA Brigita Ellsa Paruha; Aswandi .; Desni Yuniarni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v5i06.15685

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sebagai pembimbing, motivator dan fasilitator dalam melatih kemandirian anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Kristen Immanuel II Sungai Raya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan anak usia 5-6 tahun di kelas B3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai pembimbing, membimbing anak-anak, mengawasi anak, menjelaskan dan memberi contoh terlebih dahulu kepada anak, dan memberi kesempatan kepada anak untuk mencoba melakukannya sendiri. Guru sebagai motivator, memotivasi anak-anak dengan memberikan pengertian, semangat dan pujian. Guru sebagai fasilitator, memberikan fasilitas seperti mainan-mainan, buku-buku pembelajaran dan memfasilitasi kegiatan anak.   Kata Kunci: Peran Guru, Kemandirian, Anak Usia Dini Abstract: This study aims to determine the role of the teacher as a mentor, motivator and facilitator in training independence of children aged 5-6 years in kindergarten Immanuel Christian II Sungai Raya. The method used in this study is a qualitative method. The subjects were teachers and children aged 5-6 years in the class B3. The results showed that the role of teachers as mentors, guiding children, supervise children, explain and give examples of prior to the child, and provide opportunities for children to try to do it yourself. Teachers as a motivator, motivating children to give understanding, encouragement and praise. Teacher as facilitator, providing facilities such as toys, books and facilitate children's learning.   Keywords: Role of Teachers, Independence, Early Childhood