Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Educate to Activate: A Serial Mediation Approach to Entrepreneurial Intentions among Vocational Students Dede Kurnia; Azizah Fauziyah; Nizza Nadya Rachmani
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v17i1.70

Abstract

This study explores how entrepreneurial education shapes students' entrepreneurial intentions through psychological mechanisms. Specifically, it examines the mediating roles of subjective norms, personal attitudes, and perceived behavioral control in this relationship. A survey was conducted involving 366 vocational high school students in Tasikmalaya. The collected data were analyzed using the Serial Multiple Mediation (SMM) model with Hayes’ PROCESS macro to test the proposed framework. The results indicate that entrepreneurial education does not have a direct effect on students' entrepreneurial intentions. Instead, its impact is entirely mediated by subjective norms, personal attitudes, and perceived behavioral control, each of which shows a significant positive influence on entrepreneurial intentions. These findings highlight the importance of psychological factors in translating entrepreneurial education into actionable intentions, suggesting that enhancing these factors could improve the effectiveness of entrepreneurship programs.
Quasi-Moderasi Variety seeking dalam Hubungan Deal proneness dan Switching intention pada Konsumen Gen Z E-commerce Fashion Faliq Naufal Ahdi; Tika Koeswandi; Dede Kurnia
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v4i2.662

Abstract

Pertumbuhan e-commerce fashion mendorong persaingan yang semakin ketat dan memperkuat kecenderungan perpindahan merek pada konsumen muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Customer Dissatisfaction dan Deal Proneness terhadap Switching Intention pada konsumen Generasi Z di Kota Tasikmalaya, serta menguji peran moderasi Variety Seeking dalam kerangka Push-Pull-Mooring (PPM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner terstruktur kepada 170 responden Generasi Z berusia 17–27 tahun yang pernah membeli produk fashion melalui platform e-commerce. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Customer Dissatisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap Switching Intention, sedangkan Deal Proneness tidak berpengaruh langsung secara positif. Variety Seeking berpengaruh positif terhadap Switching Intention dan memoderasi hubungan antara Deal Proneness dan Switching Intention, tetapi tidak memoderasi hubungan antara Customer Dissatisfaction dan Switching Intention. Temuan ini menunjukkan bahwa ketidakpuasan berperan sebagai faktor push yang stabil, sedangkan promosi sebagai faktor pull hanya efektif ketika konsumen memiliki kecenderungan tinggi untuk mencari variasi. Dengan demikian, Variety Seeking berperan sebagai quasi moderator dalam model penelitian. Hasil ini memberikan implikasi bagi UMKM fashion untuk tidak hanya mengandalkan promosi harga, tetapi juga membangun diferensiasi produk, kebaruan visual, dan pengalaman belanja yang sesuai dengan karakter eksploratif Generasi Z.
Pengaruh Social Media Marketig Tiktok Terhadap Perilaku Konsumtif Gen Z di Tasikmalaya Aulia Indah Permata Sari Romadhona; Dede Kurnia; Nizza Nadya Rachmani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Social Media Marketing melalui platform TikTok terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di wilayah Kota Tasikmalaya. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pemanfaatan TikTok sebagai sarana pemasaran digital yang dianggap efektif dalam membentuk pola konsumsi kalangan muda. Subjek penelitian mencakup Generasi Z yang tinggal di Kota Tasikmalaya, yakni individu yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, dengan jumlah populasi sekitar 201.955 orang. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode accidental sampling berdasarkan rumus Slovin, sehingga diperoleh 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring, dan dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS, setelah instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa Social Media Marketing TikTok memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin intens penggunaan TikTok sebagai media promosi, semakin tinggi kecenderungan konsumtif pada kelompok Gen Z. Dengan demikian, TikTok berperan tidak hanya sebagai platform hiburan, tetapi juga sebagai alat pemasaran yang efektif dalam membentuk perilaku konsumsi generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pemasaran digital serta menjadi acuan dalam peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda.