Winfronstein Naibaho
Fakultas Tenik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan HKBP Nommensen Pematangsiantar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan kelompok tani PERGAS dalam mengelola Limbah Kulit menjadi Pupuk Organik serta pemanfaatan mesin pengupas kulit Kopi Ramah Lingkungan Winarto Silaban; Ady Frenly Simanullang; Winfronstein Naibaho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/qwgxdx92

Abstract

Pemberdayaan dan pelatihan kelompok tani PERGAS bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola limbah kulit kopi menjadi pupuk organik yang berkualitas serta memanfaatkan mesin pengupas kulit kopi yang ramah lingkungan. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan praktis yang melibatkan pelatihan langsung dan pendampingan teknis. Kegiatan ini mencakup pelatihan pengolahan limbah kulit kopi, penggunaan mesin pengupas, dan penerapan teknik pengolahan pupuk organik. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan efisiensi proses pengolahan kopi hingga 50% dan peningkatan hasil panen kopi sebesar 20%. Selain itu, penggunaan pupuk organik yang dihasilkan dari limbah kulit kopi tidak hanya meningkatkan kesuburan tanah tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, menciptakan dampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan. Peningkatan pendapatan petani mencapai 15-20% melalui hasil penjualan kopi dan pupuk organik, yang berdampak langsung pada kesejahteraan mereka. Program ini juga mendorong keterlibatan aktif anggota kelompok tani, meningkatkan rasa kepemilikan terhadap usaha pertanian mereka. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan petani melalui pelatihan dan teknologi ramah lingkungan dapat membawa perubahan signifikan dalam praktik pertanian, meningkatkan produktivitas, dan keberlanjutan ekonomi bagi kelompok tani PERGAS. Rencana tindak lanjut mencakup pelatihan lanjutan, diversifikasi produk, dan penguatan jaringan kerjasama untuk menjaga keberlanjutan dan memperluas dampak positif di masa mendatang.