This Author published in this journals
All Journal Jurnal Orasi
Khoiriah, Khoiriah
UIN Sunan kalijaga yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI ETNOGRAFI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MASYARAKAT MANDAILING DAN MELAYU DI UJUNG GADING Khoiriah, Khoiriah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v15i2.17002

Abstract

Perbedaan budaya menjadi suatu hal yang menarik di Indonesia salah satunya terjadi di Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Pasaman Barat, Kecamatan Lembah Melintang, Desa Ujung Gading terdapat komunikasi antarbudaya masyarakat Mandailing dan Melayu. Komunikasi antarbudaya sangat berpengaruh terhadap proses jalannya komunikasi. Kebudayaan adalah cara hidup atau kebiasaan yang berkembang dan dianut oleh sekelompok orang yang berlangsung serta diwariskan dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komunikasi antarbudaya dan faktor penghambat komunikasi antarbudaya pada masyarakat Mandailing dan Melayu di Ujung Gading. Metode penelitian yang Penulis gunakan adalah metode kualitatif dalam teknis deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat Mandailing dan Melayu di Ujung Gading dengan 10 orang masyarakat Mandaling dan 11 orang masyarakat Melayu diambil berdasarkan snowball sampling. Temuan riset dalam penelitian ini adanya fenomena Sejarah kuburan dua antara orang Mandailing dan Melayu di Rimbo Panti, Pasaman yakni terjadi selisih paham kata berbeda arti atau makna mengenai bahasa. Hasil penelitian yang Penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa budaya Mandailing dan Melayu mempunyai pengaruh yang besar terhadap jalannya proses komunikasi. Data dalam penelitian ini berupa data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian menggunakan teknis analisis data. Sasaran dalam penelitian komunikasi antarbudaya ini adalah anak-anak dan remaja, dalam penerimaan pesan seorang komunikan sebaiknya memperhatikan dahulu apa yang disampaikan oleh lawan bicara, penggunaan media sesuai dengan kebutuhan saat berkomunikasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang konflik budaya dan memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.