Multimodal merupakan pendekatan yang mengintegrasikan konsep-konsep linguistik dengan analisis visual untuk memahami bagaimana makna dibangun dan disampaikan dengan mempertimbangkan berbagai elemen semiotik atau tanda-tanda. Multimodal bertujuan untuk menyampaikan maksud agar bisa menarik perhatian banyak orang dalam bentuk visual. Instagram merupakan media sosial untuk berkomunikasi dan menyampaikan informasi dalam bentuk visual, salah satu bentuk informasinya yakni kampanye. Akun instagram @peacegenid adalah akun instagram resmi milik LSM yang bergerak di bidang pendidikan perdamaian yang berfokus untuk mengkampanyekan nilai-nilai perdamaian dan pendidikan karakter. Kampanye tersebut diunggah oleh akun instagram @peacegenid dengan harapan dapat membentuk opini publik, menarik perhatian publik dan memiliki dampak yang lebih besar bagi para pengguna media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pesan dan makna dari unggahan kampanye anti bullying pada unggahan akun Instagram @peacegenid dapat disampaikan kepada pembaca dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik multimodal Kress dan Van Leeuwen dengan melihat bentuk moda semiotik yang digunakan untuk membentuk pesan dan makna, serta dengan melihat koherensi dari unggahan Instagram @peacegenid dalam mencapai tujuannya untuk kampanye anti bullying. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk moda semiotik berupa bahasa tulis, ilustrasi, dan warna yang digunakan oleh akun Instagram @peacegenid dalam mengkampanyekan anti bullying, selain itu koherensi yang terbentuk dalam unggahan tersebut sangat berperan dalam penyampaian pesan dan makna dalam mencapai tujuan akun Instagram @peacegenid. Koherensi tersebut dibangun melalui tiga cara, yaitu komposisi, keterkaitan informasi, dan interaksi dialog.