Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH KULIT BUAH DENGAN ECO-ENZYME DI PONDOK PESANTREN Al HASSAN, BEKASI Qurrota Ayun; Risah; Assyifa Kurnia Sari
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.326

Abstract

Sampah kulit buah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang harus segera diatasi. Bahan organik yang mudah terurai dan bau yang dihasilkan dari sampah organik dapat menjadi bahan pencemar lingkungan. Peningkatan pengetahuan, kesadaran perilaku akan pentingnya praktik berkelanjutan telah mendorong berbagai pihak untuk mencari alternatif ramah lingkungan dalam mengelola sampah organik. Pondok Pesantren adalah salah satu lembaga yang juga dapat menghasilkan sampah organik seiring bertambahnya jumlah santri. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah pengolahan sampah organik kulit buah menjadi eco-enzym. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan bertujuan untuk memberikan solusi daur ulang sampah organik, dan memberikan edukasi, meningkatkan pengetahuan, kepedulian, serta keterampilan santri dalam membuat eco-enzyme. Lokasi PkM dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Hassan dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Pelaksanan PkM dilakukan dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Selama kegiatan PkM berlangsung santri antusias mengikuti dan mempraktikkan cara membuat eco-enzym. Hasil evaluasi pretest dan post test materi mengenai eco-enzym menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan santri hingga 42%. Santri memiliki kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan dan mampu memiliki keterampilan mengolah sampah organik dari kulit buah menjadi eco-enzym.
Analisis In Silico Aktivitas Flavonoid Daun Pegagan (Centella asiatica) Terhadap Enzim β-Secretase (BACE1) Sebagai Target Terapi Alzheimer Risah; Jannah, Miftahul; Primayanti, Tiara; Souhay, Jantje W.
Konservasi Hayati Vol 21 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/hayati.v21i2.43537

Abstract

Penyakit Alzheimer adalah jenis gangguan otak progresif yang menyebabkan penurunan kemampuan berpikir dan daya ingat akibat penumpukan protein yang disebut beta-amiloid (Aβ) di otak. Enzim yang disebut BACE1 berperan penting dalam pembentukan Aβ, menjadikannya target utama pengembangan pengobatan Alzheimer. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi dua senyawa dari daun Centella asiatica, yang dikenal sebagai alfa-terpineol dan beta-caryophyllene, sebagai inhibitor potensial BACE1 menggunakan metode berbasis komputer. Struktur molekul kedua senyawa ini diperoleh dari basis data PubChem, sementara prediksi aktivitas biologis dan toksisitasnya dilakukan menggunakan perangkat PASS Online dan ProTox-II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alfa-terpineol memiliki aktivitas biologis yang kuat sebagai inhibitor glutamil endopeptidase II (Pa = 0,744) dan ubikuinol-sitokrom-c reduktase (Pa = 0,775), sementara beta-kariofilen dapat berperan sebagai agen antiinflamasi dan stimulator Nrf2 (Pa = 0,722). Uji toksisitas menunjukkan bahwa alfa-terpineol memiliki LD50 sebesar 2830 mg/kg (kategori V) dan beta-kariofilen memiliki LD50 sebesar 5300 mg/kg (kategori VI), yang menunjukkan toksisitas rendah. Kedua senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk melewati sawar darah-otak, yang merupakan fitur penting untuk obat yang menargetkan sistem saraf pusat. Oleh karena itu, alfa-terpineol dan beta-kariofilen berpotensi sebagai agen neuroprotektif alami yang dapat menghambat aktivitas BACE1 dan mengurangi pembentukan plak amiloid pada penyakit Alzheimer.
Studi In Silico Potensi Dna Barcode Berdasarkan Gen matK, ITS, dan rbcL Serta Analisis Filogenetik Pada Anggrek Langka Phalaeonopsis Risah; Miftahul Jannah
Biotropic : The Journal of Tropical Biology Vol. 9 No. 2 (2025): Biotropic, Volume 9 Nomor 2, 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/biotropic.v9i2.2343

Abstract

Orchids are one of the plant groups with abundant species diversity and make a significant contribution to ecosystem functions. Their morphological beauty and high economic value make orchids highly sought after, but this has led to excessive exploitation by the public. One of the rare orchids with important conservation value is the genus Phalaenopsis, or moon orchid, known for its unique characteristics, such as varied colors and patterns. To identify Phalaenopsis, an appropriate method is required, one of which is DNA barcoding. This study aims to analyze the phylogenetic relationships of the Phalaenopsis genus using the matK, rbcL, and ITS gene sequences in silico. The method used is an in silico study utilizing the GenBank database (NCBI). DNA sequences were collected from NCBI by searching for species names and related genes, namely matK, rbcL, and ITS. The collected data were then analyzed using CLUSTAL W to evaluate the similarity between sequences through alignment, identify sequences with potential as barcodes, and reconstruct the phylogenetic tree using MEGA 11. The results showed that alignment with the matK, rbcL, and ITS loci yielded a sufficiently high level of similarity. However, the ITS gene provides more detailed information about the topology of the molecular phylogenetic tree at the species level compared to the matK and rbcL genes. Additionally, the ITS gene can reveal specific characteristics of Phalaenopsis, indicating its potential as a DNA barcode.