Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RELEVANSI POKOK-POKOK PIKIRAN KITAB TA’LIM ALMUTA’ALLIM DALAM PENGEMBANGAN TRADISI ILMIAH Hariadi Hariadi
Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 9 No 1 (2015): APRIL
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/almabsut.v9i1.24

Abstract

Abstrak Tulisan ini merupakan hasil penelitian kepustakaan terhadap kitab “Ta‟lim alMuta‟allim” karya Syaikh al-Zarnujiy. Pokok masalah yang hendak dijawab oleh penelitian ini adalah bagaimana pokok-pokok pikiran pendidikan dalam kitab tersebut dikontekstulisaikan dengan tradisi ilmiah dalam pendidikan modern. Tradisi ilmiah di sini meliputi beberapa konsep sebagai berikut: konsep tentang ilmu pengetahuan; konsep tentang etika ilmiah; konsep tentang hidup dan tujuan pendidikan dan konsep tentang interaksiedukatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada beberapa pokok pikiran pendidikan dalam kitab tersebut yang perlu direvitalisasi, demikian pula ada beberapa yang harus diperbarui, dalam kaitannya dengan pengembangan tradisi saintifik dalam pendidikan modern.  Kata-kunci: Kitab Ta‟lim al-Mutaalim, Tradisi Ilmiah, Pendidikan Modern  
MENCARI EVIDENSI PROFESIONALISME GURU DALAM PENDIDIKAN ISLAM (Telaah Epistemologis Terhadap Problematika Keguruan) Hariadi Hariadi
Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 3 No 1 (2012): SEPTEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/almabsut.v3i1.35

Abstract

Epistemologi adalah cabang filsafat yang membicarakan mengenai hakikat ilmu, dan ilmu sebagai proses adalah usaha pemikiran yang sistematik dan metodik untuk menemukan prinsip kebenaran yang terdapat pada suatu obyek kajian ilmu yang tinjauannya meliputi : sumber-sumber ilmu, cara memperoleh ilmu, ruang lingkup ilmu dan validitas pengetahuan. Guru yang profesional adalah guru memiliki dua kategori, yaitu capability dan loyality, artinya guru itu harus memiliki kemampuan dalam bidang ilmu yang diajarkannya, memiliki kemampuan teoritik tentang mengajar yang baik, dari mulai perencanaan, implementasi sampai evaluasi dan memiliki loyalitas keguruan, yakni loyal kepada tugas-tugas keguruan yang tidak semata-mata di dalam kelas, tapi sebelum dan sesudah di kelas. Problematika profesionalisme guru disebabkan oleh kurangnya kesadaran guru akan jabatan dan tugas yang diembannya serta tanggung jawab keguruannya secara vertikal maupun horizontal dan munculnya sikap malas dan tidak disiplin waktu dalam bekerja yang mengarah pada lemahnya etos kerja.
KEPEMIMPINAN KYAI YANG BERORIENTASI PADA IMTAQ DAN IPTEK (Studi Kasus di Pondok Pesantren Wilayatul Ummah Kampung Damai Ponorogo) Hariadi Hariadi
Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 2 No 1 (2011): APRIL
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/almabsut.v2i1.45

Abstract

Abstract: This study about kyai leadership and focused on his leadership orientation. Findings show that the leadership of  the kyai is oriented to development of IMTAQ and that completed with IPTEK can produce a leader that has good emotional and spiritual quotient (ESQ). It is recommended that, who are improve their leadership orientation, should improve the quality of IMTAQ and the quality of IPTEK capability.