Johar Alimuddin Aldarmono
STKIP Majenang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER ANTIKORUPSI DI SEKOLAH DASAR MELALUI METODE DILEMA MORAL Johar Alimuddin Aldarmono
Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 10 No 2 (2016): SEPTEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/almabsut.v10i2.131

Abstract

Korupsi adalah perbuatan tidak baik untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang menyebabkan terjadinya kerugian negara dan masyarakat umum. Korupsi seperti sebuah pelengkap hidup masyarakat Indonesia, sebab setiap hari diberitakan hal-hal yang berkaitan dengan korupsi, baik di media cetak maupun elektronik. Korupsi dianggap sudah menjadi budaya bagi masyarakat Indonesia. Pencegahan dan usaha mengurangi korupsi dapat dilakukan melalui pendidikan. Pendidikan antikorupsi merupakan suatu usaha sadar dan terencana untuk melawan dan menolak adanya korupsi di Indonesia. Pendidikan antikorupsi dapat dilakukan dengan berbagai metode, salah satu yang dapat digunakan yaitu pendidikan antikorupsi dengan metode dilema moral. Pendidikan antikorupsi melalui dilema moral dapat dilakukan dengan memberikan sebuah kasus dilema moral berkaitan dengan korupsi atau nilai-nilai universal seperti kejujuran dan melakukan perbuatan baik untuk semua orang yang harus diselesaikan peserta didik. Metode dilema moral dapat membantu menanamkan sikap serta membentuk karakter antikorupsi pada peserta didik dengan baik, sebab peserta didik diajak mengambil keputusan sendiri berdasarkan hasil menganalisis dan berpikir kritis. Selain itu, melalui dilema moral tidak ada indoktrinasi yang dilakukan oleh guru, hal ini dapat membuat penanaman nilai antikorupsi kepada peserta didik menjadi lebih baik sebab nilai antikorupsi tersebut benar-benar muncul dari diri peserta didik sendiri. Â