Mokhamad Choirul Hudha
Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AL-QUR’AN DALAM PUSARAN POLITIK DI INDONESIA: PEREBUTAN MAKNA ATAS LAFAZ AULIYA’ DAN ULAMA’ Mokhamad Choirul Hudha
Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 14 No 1 (2020): MARET
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/almabsut.v14i1.395

Abstract

AbstrakPolitik merupakan suatu fenomena yang terkait erat dengan kondisi manusia yang selalu hidup bermasyarakat dan bernegara.Perhelatan politik yang terjadi di Indonesia, sering kali melibatkan peran agama dalam prosesnya. Para pelaku politikpun tak jarang menggunakan ayat-ayat agama untuk meyakinkan pemilihnya, khususnya umat Islam agar memilih ia dan juga kelompoknya. Hal tersebut kemudian menimbulkan reaksi dari lawan politik yang menjadi kompetitor untuk turut memutar strategi dalam meyakinkan kembali pemilih dengan memberikan penafsiran berbeda, hingga pada akhirnya terjadi perebutan simbol makna di dalamnya. Artikel ini secara spesifik membahas tentang polemik perdebatan makna atas lafaz Auliya’ dan Ulama’, yang terjadi berdekatan dengan pesta demokrasi di Indonesia.Pertanyaan yang coba dijawab dalam tulisan ini adalah, sejauh mana perdebatan yang terjadi?dan apa pengaruh terhadap dinamika politik yang ada di Indonesia? Dalam artikel ini, penulis menghimpun berbagai macam pernyataan maupun pembelaan tokoh yang beredar di situs berita online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polemik penafsiran yang beredar cukup memberikan warna baru bagi perkembangan tafsir al-Qur’an dan dinamika politik khususnya di Indonesia.Kata kunci: Auliya’, Ulama’, Tafsir, PolitikÂ