This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahasa Asing
Aghniya, Anggita Fitri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penggunaan Yakuwarigo dalam Game Fate/ Grand Order “Divine Realm of The Round Table: Camelot” Aghniya, Anggita Fitri; Puspitosari, Dwi
Jurnal Bahasa Asing Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v17i2.82

Abstract

Yakuwarigo merupakan satuan bahasa lisan yang merupakan kosa kata, tata bahasa, serta karakteristik fonetik yang dapat dikaitkan dengan tipe karakter tertentu. Yakuwarigo biasa dijumpai dalam karya fiksi seperti anime, game, manga, serta novel agar karakter suatu tokoh lebih mudah dikenali dan diketahui perannya dalam cerita berdasarkan caranya berbicara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan : 1) mendeskripsikan jenis yakuwarigo dalam dialog tokoh game Fate/ Grand Order “Divine Realm of The Round Table: Camelot”, 2) mendeskripsikan ada atau tidaknya penyimpangan yakuwarigo yang terdapat dalam dialog tokoh game Fate/ Grand Order “Divine Realm of The Round Table: Camelot”. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah game Fate/ Grand Order. Game ini dipilih sebagai sumber data dikarenakan memiliki dua latar cerita yaitu Jerusalem yang dikuasai oleh kerajaan Britania, serta terdapat kerajaan Mesir sehingga memiliki ragam karakter yang lebih variatif. Hasil analisis yakuwarigo yang muncul dalam dialog dari 17 tokoh dalam game Fate/ Grand Order “Divine Realm of The Round Table: Camelot” ditemukan 4 variasi yakuwarigo yaitu roujingo, danseigo, joseigo, serta samurai go. Adapun penyimpangan yang ditemukan adalah 4 tokoh perempuan menggunakan danseigo, 1 tokoh laki-laki menggunakan joseigo, 2 tokoh yang tidak berpenampilan lansia menggunakan roujingo, serta 2 tokoh yang tidak berprofesi sebagai samurai menggunakan samurai go.