This Author published in this journals
All Journal Cendikia Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN MASYARAKAT DAN MAHASISWA DALAM MEMBANGUN BUDAYA ANTI KORUPSI UNTUK MEWUJUDKAN KEHIDUPAN YANG SEJAHTERA, JUJUR DAN BERSIH Octavia Anggreini
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i7.6476

Abstract

Korupsi merupakan salah satu permasalahan utama yang menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan budaya anti-korupsi melalui pengawasan sosial, penerapan nilai-nilai moral, dan partisipasi dalam gerakan-gerakan anti-korupsi. Sementara itu, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab intelektual dan moral untuk menjadi pionir dalam kampanye kesadaran anti- korupsi, baik di lingkungan akademis maupun dalam masyarakat luas. Tulisan ini membahas peran strategis yang dapat dimainkan oleh masyarakat dan mahasiswa dalam upaya membangun budaya anti-korupsi. Masyarakat dapat berperan melalui pendidikan dan pengawasan terhadap kebijakan publik, serta keberanian untuk melaporkan tindakan korupsi. Di sisi lain, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan posisi mereka untuk menyebarkan nilai- nilai integritas, melakukan pengawasan kritis terhadap penyelenggaraan pemerintahan, serta menggalang gerakan anti- korupsi di tingkat akar rumput. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa, diharapkan tercipta pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel, yang pada akhirnya dapat mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera, jujur, dan bebas dari korupsi.