Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK GENERASI MUDA Olfah, Hamida
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i4.7089

Abstract

Era digital telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini mengupas tentang berbagai masalah yang muncul sebagai imbas dari perubahan yang begitu cepat, menghadapi semua tantangan tersebut agar generasi selanjutnya mempunyai ketahanan dalam menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah-masalah yang muncul sebagai tantangan pendidikan Islam yaitu: terjadi dekadensi moral, bermunculan media yang tidak mendidik yang dengan mudah dikonsumsi anak-anak, penggunaan media sosial yang kurang tepat, situasi yang menuntut untuk berkompetisi dalam berbagai aspek, keharusan demokrasi dan perkembangan serba modern, tuntutan bertahan menghadapi krisis dan mempertahankan apa yang sudah dicapai, tuntutan berkompetisi baik dalam skala regional, nasional maupun internasional, tuntutan menyesuaikan diri dengan perubahan yang serba cepat. The digital era has had a significant impact on various aspects of life, including Islamic education. The purpose of this study is to examine various problems that arise as a result of such rapid changes, facing all these challenges so that the next generation has the resilience to adapt to various changes in the era. This study uses a qualitative approach with library research and phenomenology methods. The results of the study indicate that the problems that arise as challenges to Islamic education are: moral decadence, the emergence of non-educational media that are easily consumed by children, inappropriate use of social media, situations that demand competition in various aspects, the necessity of democracy and modern developments, demands to survive crises and maintain what has been achieved, demands to compete on a regional, national and international scale, demands to adapt to rapid changes.
PENDEKATAN INTERDISIPLINER DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM: MEMPERKUAT KETERPADUAN KURIKULUM DAN METODE PEMBELAJARAN Olfah, Hamida
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2813

Abstract

Pendekatan interdisipliner dalam pemikiran pendidikan Islam telah menjadi fokus utama dalam upaya memperkuat keterpaduan kurikulum dan metode pembelajaran. Artikel ini menjelaskan konsep pendekatan interdisipliner dan keterpaduan kurikulum dalam konteks pendidikan Islam, serta menguraikan ragam metode pembelajaran interdisipliner yang dapat diterapkan. Selain itu, artikel ini memberikan contoh penerapan pendekatan interdisipliner dalam pendidikan Islam, termasuk integrasi studi agama dengan ilmu pengetahuan lainnya, proyek kolaboratif antara mata pelajaran, dan penggunaan teknologi dalam mendukung pendekatan interdisipliner. Dengan menggabungkan berbagai aspek pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai agama, pendekatan interdisipliner membuka peluang untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis, relevan, dan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, pendekatan interdisipliner bukan hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga membantu memperkuat identitas dan kualitas pendidikan Islam secara keseluruhan.