Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM KURIKULUM: EFEKTIVITAS DAN HAMBATANNYA Subhan Widiansyah; Farandi Anggada Putra Atmojo; Indah Sastia Putri; Delvina Raissa; Ardian Baldan Kurniawan; Suryadi Agusti
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i5.8237

Abstract

Kurikulum memiliki peran penting sebagai panduan utama dalam proses pendidikan, mencerminkan visi, misi, dan tujuan dari suatu lembaga pendidikan. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, memfasilitasi siswa untuk mendalami konsep dan menguasai keterampilan melalui dukungan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi dalam mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka, khususnya dalam meningkatkan akses, personalisasi, interaktivitas pembelajaran, serta mengidentifikasi hambatan dalam implementasinya. Metode penelitian menggunakan studi literatur berbasis analisis kualitatif terhadap artikel jurnal relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi mempermudah siswa dalam mengakses sumber belajar, mendukung pembelajaran, serta mendukung guru dalam melakukan perencanaan dan evaluasi. Namun, penerapan teknologi dihadapkan pada tantangan, seperti akses yang tidak merata, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya keterampilan dalam menggunakan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi dalam pendidikan sangat berperan penting untuk mendukung keberlangsungan kurikulum merdeka, sekaligus menghadirkan saran untuk meningkatkan pelatihan digital bagi guru dan siswa serta investasi dalam infrastruktur teknologi.
Ketiadaan Figur Ayah Dalam Pembentukan Kepercayaan Diri Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta Indah Sastia Putri; Stevany Afrizal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5178

Abstract

ABSTRAK Fenomena ketiadaan figur ayah merupakan masalah sosial yang semakin banyak dialami oleh mahasiswa dan berpotensi mempengaruhi proses pembentukan diri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran ketiadaan figur ayah dalam proses pembentukan kepercayaan diri mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi mahasiswa yang mengalami ketiadaan figur ayah akibat kematian, perceraian, atau ketidakhadiran emosional. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan teori Interaksionisme Simbolik sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan figur ayah ditafsirkan secara beragam oleh mahasiswa, mulai dari pengalaman kehilangan emosional, kekosongan identitas, hingga keinginan untuk lebih mandiri. Ketiadaan figur ayah tidak secara langsung menyebabkan mahasiswa kehilangan kepercayaan diri, tetapi kondisi ini tetap berperan sebagai salah satu faktor pemicu munculnya keraguan diri, serta dimediasi oleh kehadiran figur-figur penting seperti ibu, kakek, saudara perempuan, dan teman sebaya yang memberikan dukungan sosial dan validasi. Selain itu, lingkungan kampus bertindak sebagai arena sosialisasi sekunder yang mendukung rekonstruksi identitas dan memperkuat kepercayaan diri mahasiswa.