Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN EDUWISATA PENGGULAAN DESA PASANGGRAHAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL"PANCANITI" Sulis Salsa Pijriah; Aulia Pitria Handayani
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 6 No 2 (2024): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v6i2.8321

Abstract

Pengembangan eduwisata di Desa Pasanggrahan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan potensi ekonomi lokal melalui kearifan lokal "Pancaniti". Desa yang memiliki luas 724,751 Ha ini, dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani, menghadapi tantangan dalam pengelolaan pariwisata yang belum optimal. Melalui kemitraan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kelompok masyarakat sadar wisata, proyek ini fokus pada pembuatan wahana eduwisata, seperti mini sinema dan praktik pembuatan gula aren. Pendekatan Pancaniti yang meliputi lima tahap—melihat, merancang, membuktikan, melaksanakan, dan mengaplikasikan dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi pariwisata. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta pengembangan sarana pendukung yang signifikan. Program ini tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata, tetapi juga melestarikan budaya lokal, menjadikannya contoh inspiratif bagi desa lain dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN EDUWISATA PENGGULAAN DESA PASANGGRAHAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL"PANCANITI" Sulis Salsa Pijriah; Aulia Pitria Handayani
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v6i2.8321

Abstract

Pengembangan eduwisata di Desa Pasanggrahan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan potensi ekonomi lokal melalui kearifan lokal "Pancaniti". Desa yang memiliki luas 724,751 Ha ini, dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani, menghadapi tantangan dalam pengelolaan pariwisata yang belum optimal. Melalui kemitraan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kelompok masyarakat sadar wisata, proyek ini fokus pada pembuatan wahana eduwisata, seperti mini sinema dan praktik pembuatan gula aren. Pendekatan Pancaniti yang meliputi lima tahap—melihat, merancang, membuktikan, melaksanakan, dan mengaplikasikan dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi pariwisata. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta pengembangan sarana pendukung yang signifikan. Program ini tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata, tetapi juga melestarikan budaya lokal, menjadikannya contoh inspiratif bagi desa lain dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan.