Industri konstruksi merupakan salah satu kekuatan dalam perekonomian dunia, sehingga apabila terdapat masalah dalam industri konstruksi maka menyebabkan masalah pada perekonomian dunia. Salah satu masalah yang biasa terjadi adalah masalah pembengkakan biaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor dominan penyebab cost overruns pada proyek konstruksi dan memitigasi risiko terjadinya cost overruns pada proyek konstruksi gedung. Metode yang digunakan adalah systematic literature review untuk mengumpulkan, dan menguji secara kritis hasil dari berbagai kajian penelitian sebelumnya untuk menjawab topik yang ingin didalami. Artikel yang digunakan sebanyak 15-20 artikel yang difokuskan pada penelitian tahun 2010-2024 dan berfokus pada pembengkakan biaya pada konstruksi gedung. Dari hasil penelitian teridentifikasi bahwa terdapat tujuh faktor dominan yang menyebabkan cost overruns yaitu: permasalahan desain, force majeure, fluktuasi harga, kesalahan estimasi biaya, pekerjaan tambah, pekerjaan ulang dan inflasi. Mitigasi risiko untuk menghindari atau mengurangi terjadinya cost overruns pada proyek konstruksi gedung dilakukan dengan cara: meningkatkan anggaran untuk kontrak pengawas, mempekerjakan pengawas yang kompeten dari negara maju, menggunakan pengawas yang profesional dan kompeten, melakukan estimasi biaya dengan tepat, memberikan harga penawaran yang jelas, menerapkan manajemen proyek dengan baik, mempererat komunikasi dan kerja sama, melakukan penjadwalan dengan baik sebelum proyek dimulai dan menghindari perselisihan antar pihak yang terlibat dalam proyek.