Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Status Karies Gigi Dengan Status Gizi Anak Pada Siswa SDN 5 Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya Novira Zahara; Intan Liana
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 11 (2024): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari hasil penjaringan Puskesmas blangkuta Kecamatan Bandar Dua, di dapatkan data sebanyak 77,41%  anak mengalami karies gigi. Untuk pengukuran status gizi sebanyak 3,22% anak mengalami status gizi kurus dan 6,45% anak mengalami status gizi gemuk. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan Status Karies Gigi Dengan Status Gizi Anak Pada Siswa SDN 5 Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya. Metodologi penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 36 orang anak yang menderita karies gigi di SDN 5 bandar dua kabupaten pidie jaya. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan karies gigi, pengukuran tinggi badan dan berat badan. Penelitian berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 4 dan 5 juni tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 responden, bahwa status karies gigi pada kategori sedang yaitu sebesar 18 orang atau 50%, untuk status karies gigi pada kategori sangat rendah yaitu 6 orang atau 16,7%, untuk status karies gigi pada kategori rendah yaitu 7 orang atau 19,4%, dan siswa yang memiliki status karies gigi pada kategiori tinggi sebesar 5 orang atau 13,9%. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak adanya hubungan antara status karies gigi dengan status gigi, (p = 0,196). Maka perlu adanya perhatian khusus untuk mengintervensi melalui pemantauan berkala, memperhatian makanan yang di konsumsi anak dan memberikan edukasi terhadap orang tua dan pihak sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak adanya hubungan antara status karies gigi dengan status gigi . Disarankan untuk responden  yang masih memiliki status karies sedang hingga tinggi untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut