Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Analisis Cost-VolumeProfit (CVP) Terhadap Pengaruh Laba Pada Perusahaan Manufaktur Pada PT Unilever Indonesia TBK Siti Fatkhur Rohmah; Aisyah Luvi Adetya
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 11 (2024): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laba perusahaan PT. Unilever menggunakan anĂ¡lisis CVP. dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laba perusahaan dan merumuskan strategi perencanaan laba yang optimal. Analisis CVP merupakan teknik perencanaan yang menekankan pada hubungan antara biaya, volume penjualan dan keuntungan (Iswara et al., 2023) Perencanaan memiliki peran menilai keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan demi menjaga keberlanjutan, serta perencanaan penjualan maupun perencanaan laba. (Lia et all., 2023, hal 34). Analisis Cost-VolumeProfit (CVP) merupakan alat yang efektif bagi perusahaan FMCG dalam merencanakan laba. Alat ini membantu perusahaan memahami hubungan antara biaya, volume penjualan, harga jual, dan laba. Analisis ini dapat digunakan untuk menentukan unit produk yang perlu dijual suatu perusahaan untuk mencapai titik impasnya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif deskriptif. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi profitabilitas perusahaan dan mengembangkan strategi perencanaan laba yang optimal berdasarkan temuan dari kasus yang dipelajari. Laporan PT Unilever Indonesia Tbk menggambarkan target penjualan dan laba terwujud selama tiga tahun berturut-turut, yaitu 2020, 2021, dan 2022. Setiap tahun, perusahaan menetapkan target laba sebesar 10% dari penjualan. Pada tahun 2020, target laba adalah Rp 4.297,2 miliar dengan biaya tetap sebesar Rp 15.293,5 miliar dan margin kontribusi 52,26%, menghasilkan target penjualan sebesar Rp 37.495,9 miliar.