Susanto, Corry Amanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebijakan Migrasi Australia Dalam Hal Pengalihan Pengungsi dan Pencari Suaka ke Nauru dan Papua Nugini Susanto, Corry Amanda
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jhi.v17i2.56191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak kebijakan migrasi Australia dalam hal pengalihan pengungsi dan pencari suaka ke Nauru dan Papua Nugini. Insiden Kapal MV Tampa ini terjadi menjelang pemilu federal di Australia yang akan diadakan pada akhir tahun 2001. Angka dukungan terhadap John Howard pada saat itu termasuk rendah. Pemerintahan John Howard menggunakan isu Kapal MV Tampa sebagai keuntungan politik tersendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengkaji bagaimana dampak kebijakan migrasi Australia dalam hal pengalihan pengungsi dan pencari suaka ke Nauru dan Papua Nugini. Dalam menangani pengungsi, John Howard membentuk suatu kebijakan yang dikenal dengan sebutan Pacific Solution. Pacific Solution merupakan suatu kebijakan yang digagas oleh pemerintah Australia pada masa kepemimpinan John Howard untuk memindahkan pencari suaka dengan menyebarkannya ke negara-negara kepulauan di Samudra Pasifik. Sayangnya, banyak kritikus yang memberikan kritik bahwa kebijakan tersebut sama sekali tidak membantu negara-negara Pasifik maupun pengungsi sehingga menimbulkan ketergantungan negara-negara Pasifik terhadap Australia seperti Papua Nugini dan Nauru dimana kedua negara tersebut menjadi negara yang paling banyak menampung pengungsi dan pencari suaka. Kata Kunci: Australia; John Howard; Nauru; Pacific Solution; Papua Nugini.