Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai metodologi pengembangan perangkat lunak dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Permasalahan utama yang mendasari penelitian ini adalah adanya berbagai metodologi pengembangan perangkat lunak yang terus berkembang, namun belum ada pemahaman yang komprehensif mengenai tren, praktik terbaik, dan tantangan dalam penerapannya. Metode SLR digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi tren utama, praktik terbaik, dan tantangan yang muncul dalam pengembangan perangkat lunak. Kami menganalisis berbagai SLR yang dilakukan di bidang utama seperti metodologi pengembangan perangkat lunak, pengujian perangkat lunak dengan model Waterfall, dan praktik pemeliharaannya. Proses peninjauan mencakup penentuan pertanyaan penelitian, pemilihan studi yang relevan, dan penerapan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat untuk memastikan keandalan temuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Agile dan DevOps menjadi yang paling dominan, dengan fokus pada pendekatan iteratif dan kolaborasi lintas fungsi. Namun, tantangan seperti adaptasi terhadap perubahan kebutuhan pengguna dan keberlanjutan proyek jangka panjang tetap menjadi hambatan utama. Temuan kami menyoroti pentingnya SLR dalam membimbing praktisi dan peneliti dalam membuat keputusan, mempromosikan praktik terbaik, dan mengidentifikasi kesenjangan untuk penelitian di masa depan. Pada akhirnya, makalah ini menggarisbawahi nilai tinjauan sistematis dalam memajukan bidang rekayasa perangkat lunak dan meningkatkan kualitas produk perangkat lunak.