Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDULADDERS: PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATERI BUMI DAN ALAM SEMESTA PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR Saharani, Dea Mawar; Karimah, Aliyatul; Maulana, Mohammad Rizky; Nurdaningrum, Febriana; Jamal, Agni; Kasana, Auliya Maulida; Fabiola, Diva Fidela; Lestari C, Oktaviana Putri
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran melalui permainan ular tangga untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran materi Bumi dan Alam Semesta dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sekolah tingkat Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, design, development, implementation, evaluation). Pada tahap analysis, dilakukan identifikasi masalah dan keefektifan media pembelajaran dengan ular tangga melalui studi literatur. Tahap design meliputi proses mendesain beberapa unsur yang diperlukan dalam pengembangan media pembelajaran ular tangga pada materi bumi dan alam semesta yaitu diantaranya pemilihan format media, membuat rancangan awal permainan ular tangga. Tahap development meliputi proses pembuatan desain prototype media pembelajaran ular tangga Eduladders. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan ular tangga, yang dimodifikasi dengan penambahan pertanyaan terkait materi pembelajaran, mampu membantu siswa dalam memahami konsep-konsep dasar dengan lebih mendalam. Media ini juga memfasilitasi pengembangan keterampilan komunikasi, kolaborasi, serta pemecahan masalah, selain meningkatkan motivasi belajar dan mengatasi kebosanan siswa.Dengan demikian, permainan ular tangga merupakan alternatif metode pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan relevan bagi pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan menyeluruh siswa.
GREW: BIODEGRADABLE WET WIPES BERBAHAN SABUT KELAPA SAWIT DAN EKSTRAK DAUN SIRIH SEBAGAI ANTI BAKTERI BERBASIS KEARIFAN LOKAL Jamal, Agni; Kasana, Auliya Maulida; Fabiola, Diva Fidela; C, Oktaviana Putri Lestari; Fauzi, Ahmad; Damayanti, Alia; Melia, Najwa Novita Wahyu; Firnanda, Inas
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya bersih merupakan cerminan sikap dan perilaku masyarakat dalam menjaga dan memelihara kebersihan pribadi serta lingkungan. Salah satu cara untuk memperbaiki kualitas lingkungan ialah upaya disiplin diri terhadap kebersihan tangan. Menjaga kebersihan tangan biasanya dilakukan dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Namun, kebiasaan ini masih terdapat berbagai kekurangan, sehingga masyarakat terbiasa membawa hand sanitizer dan tisu basah untuk segala aktivitas karena lebih efektif dan efisien daripada mencuci tangan dengan sabun. Pemakaian tisu basah yang cenderung sekali pakai, dapat menimbulkan masalah lingkungan akibat limbah tisu basah mengandung serat poliester yang sulit terurai. Untuk itu dilakukan penelitian ini agar dapat menciptakan inovasi biodegradable wet wipes berbahan sabut kelapa sawit dan daun sirih sebagai anti bakteri. Serat yang lembut dan kuat didukung dengan ekstrak daun sirih yang kaya akan flavonoid memberikan perlindungan antibakteri. Ditambah dengan kemasan berbasis kearifan lokal dan mengangkat budaya Kota Malang bisa menjadi instrumen promosi Kota Malang. Inovasi modern, kemasan tisu basah ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga menjadi karya seni yang mencerminkan identitas Kota Malang.
Kajian Etnobotani Pemanfaatan Tumbuhan dalam Praktik Ritual Mecaru di Candi Singosari Kabupaten Malang Kasana, Auliya Maulida; Farahita, Senja Dewi; Ilma, Zidni Nafi’atul; Muhaimin, Fahrul Ghani; Kharisma, Nafi’ Windy; Firdausya, Syifa Nabila; Refdiana, Heni; Witanto, Anas Bagaskara; Mustikasari, Ayu Chandra; Mahanal, Susriyati
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v6i2.1277

Abstract

The use of plants in the Mecaru ritual at Singosari Temple represents an important aspect of local wisdom that is at risk of decline due to limited scientific documentation and the influence of modernization. This study aims to document and examine local community knowledge regarding the use of plants in the Mecaru ritual at Singosari Temple, Malang Regency. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Informants were selected purposively and expanded using the snowball sampling technique. The results revealed that 11 plant species belonging to 9 families were utilized, with various growth forms including trees, herbs, shrubs, and bushes. The most commonly used plant parts were flowers, followed by leaves and fruits, with most of them used in fresh condition. These plants hold philosophical meanings related to spiritual values, symbols of purity, and expressions of gratitude in community life. In general, the conservation status of these plants has not been widely identified; however, the practice of utilizing local plants reflects efforts toward the sustainable use of resources. These findings highlight the important role of the Mecaru ritual in preserving local wisdom, strengthening ethnobotanical studies, and supporting cultural and environmental sustainability.