Samsul Arifin
Sekolah Tinggi Agama Ahmad Sibawayhie

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Leadership Role of The Madrasah Head In Developing Teacher Professionalism Samsul Arifin
Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/jqaie.v4i1.1430

Abstract

This research aims to explain the leadership role of the madrasa head as a leader and manager in developing teacher professionalism at Madrasah Aliyah Negeri 1 Situbondo. This research uses a qualitative approach, a case study type, a technique for determining research subjects with purpose, and data collection techniques using (1) semi-participant observation, (2) semi-structured interviews, and (3) documentation. Meanwhile, data analysis uses Miles Huberman and Saldana's interactive model with the following steps: (1) data collection, (2) data condensation, (3) data presentation, and (4) concluding.  Triangulation and member checks are used to measure data validity. Three types of triangulations are used, namely source and method triangulation. Research results are 1). The leadership role of the madrasah head as a leader in developing teacher professionalism at Madrasah Aliyah Negeri 1 Situbondo: The madrasah head makes planning, implementation, and evaluation as well as work programs, such as drafting and creating semester programs together with teachers. Implementing teacher delegation in workshop or training activities periodically requires every teacher to update learning tools (content, methods, media, teaching materials in the lesson plan), provide advice, motivation, and suggestions, and solve problems in dealing with issues in madrasas related to teaching and learning, and provide leeway and flexibility for teachers who wish to pursue higher education or a master's degree. 2). The leadership role of the madrasa head as a manager in developing teacher professionalism at Madrasah Aliyah Negeri 1 Situbondo: The madrasa head provides opportunities for students to develop their talents and interests to improve the quality of the madrasa, creating an atmosphere that builds teacher discipline, class supervision and teacher performance assessment and provide evaluation of the results of class supervision by providing input on errors/discrepancies found and providing solutions to teachers at Madrasah Aliyah Negeri 1 Situbondo.
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSI SDLB DESA DEMUNG KECAMATAN BESUKI KABUPATEN SITUBONDO Samsul Arifin; Megawati
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jmpid.v6i2.3106

Abstract

Pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga pada tanggung jawab pendidik terhadap moral dan karakter peserta didik. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan manajemen dan strategi pendidikan yang terencana dengan baik. Program pendidikan inklusi telah diterapkan untuk melayani kebutuhan semua anak, bukan hanya yang memiliki kebutuhan khusus. Setiap anak memiliki karakteristik, keunikan, dan keberagaman yang melekat, dan pendidikan inklusi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan beberapa prosedur pengumpulan data, antara lain yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data yang peneliti lakukan sesuai dengan teori Miles, Huberman dan Saldana yaitu menganalisis data dengan menggunakan tiga langkah yakni kondensasi data, menyajikan data, dan menarik simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian 1) Sistem manajemen pendidikan inklusi di SDLB Desa Demung diterapkan melalui struktur organisasi yang terintegrasi, di mana kepala sekolah memimpin tim yang terdiri dari guru kelas, guru pendamping, dan tim khusus yang mencakup psikolog dan konselor. Perencanaan dilakukan dengan menyusun kurikulum adaptif dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang fleksibel, memastikan bahwa metode pengajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa. 2) Manajemen pendidikan inklusi di SDLB Demung berkontribusi pada pembentukan karakter dan moral peserta didik melalui lingkungan belajar yang mendorong kolaborasi, empati, dan saling menghargai. Dengan menggabungkan siswa berkebutuhan khusus dan siswa reguler dalam aktivitas pembelajaran, anak-anak diajarkan untuk memahami perbedaan dan pentingnya toleransi.