Guru PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan) menghadapi tantangan signifikan dalam era pendidikan abad ke-21 yang ditandai dengan kemajuan teknologi, tuntutan keterampilan abad ke-21, serta perubahan pendekatan dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini akan dilakukan melalui studi literatur, yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan data yang relevan mengenai tantangan yang dihadapi oleh guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam konteks pendidikan abad ke-21. penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memegang peranan penting dalam perkembangan fisik dan psikis siswa. Melalui kegiatan fisik yang terstruktur, siswa tidak hanya dilatih untuk menjaga kebugaran, tetapi juga diajarkan nilai-nilai penting seperti disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Namun, di tengah perkembangan zaman dan penerapan Kurikulum Merdeka yang memberikan lebih banyak fleksibilitas kepada guru, pembelajaran PJOK menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perancangan, implementasi, hingga penilaian. Kurangnya fasilitas olahraga, keterbatasan teknologi, dan metode pembelajaran yang monoton menjadi faktor utama yang menghambat keterlibatan siswa. Selain itu, beban administratif yang berlebihan, kesulitan dalam menilai performa fisik siswa, dan kurangnya dukungan kurikulum yang fleksibel juga turut memperburuk situasi ini.