Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infaq, Dan Shadaqah Sebagai Solusi Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan Al Arif, Samsul
Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/dinamika.v1i2.666

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa dengan mengoptimalkan pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) sebagai solusi peningkatan ekonomi berkelanjutan. Fokus utama kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengelolaan dan pemanfaatan ZIS secara efektif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan workshop kepada masyarakat desa mengenai pentingnya pengelolaan ZIS yang transparan dan akuntabel. Selain itu, dilakukan juga pembentukan sistem manajemen ZIS yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat lokal, serta pemberian pendampingan secara berkala dalam pelaksanaan pengelolaan ZIS. Kegiatan ini melibatkan kerjasama dengan lembaga zakat dan pengelola keuangan syariah untuk memberikan pelatihan praktis mengenai tata kelola ZIS. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola ZIS. Masyarakat kini lebih memahami bagaimana cara mengoptimalkan potensi zakat, infaq, dan shadaqah untuk kebutuhan sosial dan ekonomi lokal. Selain itu, terbentuknya sistem pengelolaan ZIS yang transparan dan efisien di desa tersebut memungkinkan aliran dana ZIS lebih terarah dan bermanfaat. Peningkatan pendapatan masyarakat juga terlihat, terutama bagi penerima manfaat yang mendapatkan bantuan modal usaha dan pelatihan kewirausahaan. Pengoptimalan pengelolaan ZIS dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat desa. Dengan manajemen yang transparan dan partisipasi aktif dari masyarakat, ZIS tidak hanya menjadi sarana untuk membantu individu yang membutuhkan, tetapi juga dapat digunakan sebagai sumber pendanaan untuk program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga zakat, masyarakat desa, dan pihak terkait lainnya untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Implementation Of Productive Wakaf In Supporting Sharia-Based Economic Development In Urban Areas Al Arif, Samsul
Kompartemen: Kumpulan Orientasi Pasar Konsumen Vol 1 No 2 (2023): Kompartemen: Kumpulan Orientasi Pasar Konsumen
Publisher : Management Science Doctoral Program, Pasundan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/kompartemen.v1i2.668

Abstract

This study aims to analyze the implementation of productive waqf in supporting sharia-based economic development in urban areas. The main focus of the study is to understand the role and potential of productive waqf in driving the economy and improving the welfare of urban communities. This study also explores the challenges and opportunities faced in the management of productive waqf. The research method used is a qualitative approach with case studies in several waqf management institutions in urban areas of Indonesia. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document studies. This approach allows the study to explore comprehensive information regarding the implementation strategy and impact of productive waqf on the sharia economy. The results of the study indicate that productive waqf has a significant contribution to sharia-based economic development in urban areas. Productive waqf that is managed professionally is able to create jobs, increase access to social services, and provide public facilities such as education and health. However, the study also found obstacles, such as low waqf literacy in the community, limited manager capacity, and lack of regulatory support. The conclusion of this study is that the implementation of productive waqf has great potential to support sharia-based economic development in urban areas, as long as it is managed well and supported by adequate regulations. This study recommends increasing waqf literacy in the community, strengthening the capacity of management institutions, and collaborating with various parties to maximize the potential of productive waqf in creating sustainable socio-economic impacts.
Analisis Peran Pembiayaan Mikro Syariah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Al Arif, Samsul
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v2i2.526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembiayaan mikro syariah dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana pembiayaan mikro berbasis syariah dapat membantu mengatasi kendala keuangan yang dihadapi UMKM dan dampaknya terhadap pertumbuhan usaha serta kesejahteraan pelaku UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 pelaku UMKM yang telah menerima pembiayaan dari lembaga keuangan syariah di tiga wilayah berbeda. Teknik analisis data menggunakan metode regresi berganda untuk menguji hubungan antara variabel pembiayaan mikro syariah, pertumbuhan usaha, dan tingkat kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan mikro syariah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan usaha dan kesejahteraan pelaku UMKM. Pembiayaan berbasis prinsip syariah yang bebas riba dan mengedepankan keadilan dinilai memberikan kenyamanan bagi pelaku usaha, sehingga meningkatkan produktivitas mereka. Selain itu, adanya pendampingan dari lembaga keuangan syariah juga berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM. Kesimpulannya, pembiayaan mikro syariah merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan UMKM di Indonesia. Peningkatan akses terhadap pembiayaan syariah serta penguatan literasi keuangan perlu terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan mendukung perekonomian berbasis keadilan.