This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penggerak
M. Th, Prabowo
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MASIH RELEVANKAH HUKUM TAURAT DI MASA ANUGERAH? M. Th, Prabowo; Mada, Deby Yunita
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i1.72

Abstract

Beberapa tahun terakhir ini pembicaraan tentang hukum Taurat di dalam gereja menjadi hangat, atau lebih tepatnya panas, oleh karena adanya pengajaran “kasih karunia modern” atau yang disebut juga “reformasi kasih karunia”, “revolusi kasih karunia” atau “hyper grace.” Menurut buku Hyper Grace yang ditulis oleh Michael L. Brown, PhD., kelompok tersebut berpandangan bahwa pengajaran Yesus, seperti kotbah di atas bukit tidak ditujukan kepada gereja yang hidup di masa sekarang, tapi itu ditujukan kepada orang-orang Yahudi yang hidup di masa Yesus. Yang disebut pengajaran kasih karunia dan yang berlaku bagi gereja masa kini ialah pengajaran yang dimulai sejak salib Kristus dan pengajaran para rasul.
PROBLEMATIKA TENTANG PEMAHAMAN HUBUNGAN HUKUM TAURAT DAN KASIH KARUNIA DEWASA INI M. Th, Prabowo
Jurnal Penggerak Vol. 2 No. 1 (2016): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v2i1.54

Abstract

DOK
KEMERDEKAAN DARI KUASA GELAP M. Th, Prabowo
Jurnal Penggerak Vol. 1 No. 2 (2015): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v1i2.69

Abstract

DOK 
MAKNA NOMOS DALAM TULISAN PAULUS M. Th, Prabowo
Jurnal Penggerak Vol. 2 No. 2 (2016): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v2i2.61

Abstract

DOK
MANAKAH LEBIH PENTING: PENGINJILAN ATAU PEMURIDAN? (SEBUAH STUDI EKSEGESA MATIUS 28:18-20) M. Th, Prabowo
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.36

Abstract

Sudah terlalu lama gereja-gereja merisaukan sebuah pertanyaan,manakah lebih penting: penginjilan atau pemuridan? Kekacauan initerjadi oleh karena adanya sikap eksklusif pada salah satu bidang.Sebagian berpendapat bahwa pentingnya orang percaya memberitakanInjil secara langsung sejak dia percaya. Mereka berpendapat bahwapemuridan yang terlalu lama menyebabkan api semangat penginjilanmenjadi padam. Tapi di sisi lain, sebagian orang berkata bahwapemuridan lebih penting. Pertama, oleh karena setiap orang percayaharus dimuridkan dahulu sebelum memberitakan Injil. Kedua, karenapemuridan merupakan bagian terpenting dalam Amanat Agung.Argumentasi yang diangkat biasanya menggunakan kata ???????????(Mat. 28:19) sebagai kata kerja utama dalam Amanat Agung.Pertanyaannya adalah: apakah penginjilan dan pemuridan adalah duahal yang terpisah? Apakah benar Amanat Agung hanya menekankanmengenai pemuridan saja? Jika seseorang memahami dengan benarAmanat Agung dalam Matius 28:18-20 dengan benar, maka dia akanmengerti bahwa penginjilan dan pemuridan adalah dua hal yang takterpisahkan.