Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERADABAN DUNIA SEBELUM ISLAM: ARAB JAHILIYAH, ROMAWI TIMUR DAN PERSIA Chaidar, Aly; Thoyyibah, Aisyah Firjatut; Maulidiyah, Abha Minha; Danannafsa, Nanda Maziyya; Al Faruq , Umar
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peradaban Arab Jahiliyah merujuk pada kondisi masyarakat Arab sebelum Islam, yang digambarkan sebagai masa kebodohan dan kesesatan. Pada periode ini, tatanan sosial kacau, dengan ketimpangan sosial, perang antar suku, dan kebiasaan buruk seperti perjudian, khamr, dan riba. Dalam Al-Qur'an, konsep jahiliyah dibagi dalam tiga aspek: ketuhanan, syariat, dan akhlak. Masyarakat saat itu tidak mengenal agama yang benar, dan kehidupan mereka didominasi oleh sistem kesukuan. Islam membawa perubahan besar dengan memperkenalkan tatanan sosial yang lebih adil.Di sisi lain, peradaban Romawi Timur (Bizantium), setelah pemisahan Kekaisaran Romawi pada 395 M, berperan penting dalam menjaga warisan Romawi dan menyebarkan agama Kristen Ortodoks. Masa kejayaannya terjadi pada pemerintahan Kaisar Yustinianus I, yang terkenal dengan "Corpus Juris Civilis." Kekaisaran ini bertahan meskipun diserang berbagai kelompok barbar, hingga jatuh pada 1453 M ke tangan Kesultanan Utsmaniyah.Peradaban Persia, di bawah Dinasti Sasanid, terus berperang dengan Romawi Timur, terutama pada masa pemerintahan Yustinianus. Masyarakat Persia menganut agama Zoroaster dengan fokus pada dualisme antara Tuhan baik dan jahat. Seni dan budaya Persia berkembang pesat, meninggalkan banyak warisan arsitektur dan seni. Ketiga peradaban ini, meskipun berbeda, menunjukkan perkembangan dunia kuno yang dipengaruhi agama dan budaya mereka, serta bagaimana mereka bertransformasi atau berakhir dengan kedatangan Islam.