Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Ketebalan Sedimen Dan Potensi Geohazard Berdasarkan Data Sub Bottom Profiler Pada Sungai Lee, Irlandia Hanatha, Fauzi Daffa; Utama, Bonang Surya; Hamid, Hanafiah; Anindya, Silvia Reva
Wahana Fisika Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v9i2.75468

Abstract

Sungai adalah salah satu jalur dan sarana transportasi yang efektif bagi manusia. Sungai Lee memiliki peran penting sebagai jalur untuk berlayar kapal yang membawa logistik kebutuhan pangan, bahan pembangunan, dan digunakan sebagai wisata laut speed boat. Survey hidrografi sebagai analisa geohazard diperlukan agar keadaan aktivitas yang padat ini dapat berjalan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedalaman dan ketebalan lapisan sedimen agar dapat menganalisa ancaman geohazard. Pengukuran yang dilakukan adalah survey sub bottom profiler untuk mengetahui keadaan bawah permukaan tanah dan informasi bentuk benda pada dasar laut dengan cara menginterpretasikan perolehan waktu tempuh gelombang akustik yang dipancarkan alat kemudian dipantulkan pada lapisan sedimen. Hasil penampang sub bottom profiler menunjukkan adanya 2 lapisan sedimen yaitu lapisan dasar sungai (riverbed) dan lapisan batuan dasar (bedrock). Lapisan sedimen dasar sungai memiliki ketebalan variatif berkisar 0,14 m – 7,97 m. Analisa geohazard pada lapisan dasar sungai (riverbed) berdasarkan penampang sub bottom profiler menunjukkan bentuk sandwaves memiliki  kemiringan 2° dan panjang lereng 318 m dengan keberadaan sedimen pasir turbidit yang bersifat tidak kompak menandakan adanya ancaman geohazard berupa pergerakan lapisan sedimen apabila dilakukan kegiatan/perencanaan pembangunan diatasnya. Selain itu, terdapat pola rembesan gas pada penampang sub bottom profiler yang diduga terdapat akumulasi gas dangkal (shallow gas) berupa rembesan emisi cairan yang mengandung gas.
Integrasi Metode Gravity dan Metode Geomagnetik Menggunakan Dekonvolusi Euler untuk Delineasi Struktur pada Sistem Panas Bumi di Kawasan Candi Umbul-Telomoyo, Magelang, Jawa Tengah Hanatha, Fauzi Daffa; Hamid, Hanafiah
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.7.1.2024.19-28

Abstract

Penelitian berlokasi di daerah outflow Candi Umbul -Telomoyo yang memiliki sistem panas bumi yang ditandai dengan adanya manifestasi air panas. Pemetaan struktur bawah permukaan dilakukan dengan metode geomagnet dan gravity dengan menggunakan analisis euler deconvolution untuk memperjelas orientasi, kedalaman, dan lokasi struktur. Hasil yang diperoleh berdasarkan nilai gravity, zona manifestasi berada pada nilai anomali gravity rendah dengan nilai 3,3 mgal hingga 7,4 mgal dan terdapat zona anomali tinggi di sebelah selatan manifestasi dengan nilai 7,4 mgal hingga 13,4 mgal. Berdasarkan nilai geomagnet, terdapat nilai magnetik rendah pada daerah manifestasi dengan nilai -472,8 nT hingga -89,7 nT dan terdapat nilai tinggi pada bagian selatan dengan nilai -89,7 nT hingga 415,4 nT. Zona anomali rendah pada daerah manifestasi mata air panas diinterpretasikan sebagai zona hancuran akibat struktur dan telah teralterasi. Hasil euler deconvolution menunjukkan adanya sesar utama berarah barat-timur yang diinterpretasikan sebagai sesar pengontrol panas bumi di daerah penelitian. Perhitungan euler deconvolution pada anomali geomagnet didapatkan struktur sedalam ±156,8 m dan pada anomali gravity didapatkan struktur sedalam ±524,9 m.
IDENTIFIKASI ZONA RAWAN AMBLESAN BERDASARKAN PARAMETER HVSR DAN GROUND SHEAR STRAIN DI DAERAH GUA PINDUL Gemintang, Krisna Nursila; Hanatha, Fauzi Daffa; Indriatmoko, Tri Waspito; Qurrotua’aeni, Wihdah Syamsiah; Azis, Besse Nurul Luthfiani; Hamdalah, Hafiz
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of Soil and Rock Strength Using Vs30 Value and Ground Shear Strain Based on Microtremor Data in the Pindul Cave Area, Gunung Kidul, Yogyakarta Hanatha, Fauzi Daffa; Indriatmoko, Tri Waspito; Qurrotu'aeni, Wihdah Syamsiyah
Jurnal Geosaintek Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study of rock and soil strength is one of the roles of geophysics. This study uses the microtremor method to determine the shear velocity at a depth of 30 meters (Vs30) and ground shear strain (GSS) which will show the strength of soil and rock under a force. This study was investigated in the Pindul Cave Area. The samples consisted of karst rock types. This study uses the HVSR method which is analyzed to determine the strength of soil and rock in the study area. The results of the study found that the GSS map in general has a range of values of 3,1x10-1 – 3.0x10-2, with the phenomenon of land subsidence and elastic to plastic soil dynamics. Then, the velocity-S 30 has a general value of the range of 250 m/s - 530 m/s is obtained to have a hard soil type, soft rock classification. based on such values, several zones were created to describe the strength of soils and rocks based on classification. the zone is divided into 3; the weak zone is in the southeastern area, the medium zone is in the area extending from the northwest-southeast direction, and the strong zone is in the northwest area.
PRELIMINARY ESTIMATION OF IGNEOUS ROCK RESERVE OF QUARRY MATERIALS USING GEOELECTRIC METHOD IN BIYUKU VILLAGE, BANGKO DISTRICT, JAMBI PROVINCE Dwiyantoro, Rizky Ramadhan; Hanatha, Fauzi Daffa; Anugrah, Febry
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v11i1.481

Abstract

The earth's subsurface can be composed of various rocks such as igneous rocks, sedimentary rocks, and metamorphic rocks. Determination of rock types below the surface is carried out using geophysical methods. This study aims to identify Rhyolite-Andesite Rock using the 2D geoelectric method of the Wenner-Schlumberger configuration used in determining the initial reserves of Rhyolite-Andesite mining materials by utilizing subsurface resistivity values ​​based on 2D and 3D resistivity cross-section analysis. The results of the petrological analysis showed that the rock was rhyolite  lava rock which was interpreted to come from the Rhyolite-Andesite Volcanic Formation of the Quaternary age. Interpretation of resistivity values ​​is divided into 2 groups, namely values ​​<350 Ωm interpreted as weathered igneous rocks due to structure and groundwater, then values> 350 Ωm interpreted as fresh igneous rocks of quarry mining materials (rhyolite). Initial reserve estimates based on 3D resistivity model blocks with a cutoff value of > 350 Ωm interpreted as rhyolite igneous rock have reserves volume  584,595.9461 m3.