Deteksi dini kehamilan resiko tinggi merupakan hal yang penting bagi ibu hamil. Melalui kegiatan deteksi dini, dapat diketahui secara dini kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi pada ibu hamil. Keberadaan kader posyandu sangat penting dalam deteksi dini tanda dan gejala bahaya pada ibu hamil, namun demikian belum semua kader memiliki keterampilan dalam deteksi dini kehamilan resiko tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu adalah dengan melakukan pelatihan pengisian Kartu skor Poedji Rochjati. menganalisis pengaruh pelatihan pengisian KSPR terhadap pengetahuan dan keterampilan kader posyandu.dalam deteksi dini kehamilan resiko tinggi. penelitian pre eksperimen dengan one group pre test- post test design. Populasi yang digunakan sebanyak 40 kader yang ada di wilayah Puskesmas Trucuk. Sampel diambil dengan total sampling. Variabel independent adalah pelatihan kader, sedangkan variabel dependent adalah pengetahuan dan keterampilan kader. Instrumen pengumpulan data pengetahuan menggunakan kuesioner sedangkan keterampilan menggunakan chklist. Berdasarkan hasil nilai pre test diperoleh nilai pengetahuan cukup (62,5%), baik (25,0%), kurang (12,5%) dan nilai post test baik (87,5%), cukup (12,5%) sedangkan untuk keterampilan nilai pre test nilai cukup terampil ( 67,5%) kurang terampil (22,5%) nilai terampil (10,0%) dan nilai post test nilai terampil (82,5%) cukup terampil (17,5%). Didapatkan p value 0,000 menunjukkan pelatihan kader posyandu di wilayah Puskesmas Trucuk efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader. Ada pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam deteksi dini kehamilan resiko tinggi.