Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diagnosis Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia dalam Menulis Karangan Siswa Kelas X SMAN 1 Keruak Yusup, Muh
khatulistiwa Vol. 5 No. 1 (2024): TERBIT APRIL 2024
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69901/kh.v5i1.236

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui pada aspek apa saja kesulitan belajar siswa dalam menulis karangan dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengetahui kesulitan belajar menulis karangan siswa. Adapun jenis penelitian ini adalah eksperimen, yaitu penelitian yang dilakukan dengan jalan melaksanakan perlakuan (treatment) tertentu pada subjek yang diikuti dengan pengukuran terhadap akibat perlakuan tersebut untuk menentukan hubungan kausal (sebab akibat) antara dua fenomena atau lebih. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengolah data dalam rangka: (1) memperoleh ukuran-ukuran statistik seperti rata-rata (mean), medium, modus, simpangan baku (standar deviation), (2) menyusun klasifikasi skor atau menyusun distribusi frekuensi, (3) menghitung persentase. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian siswa mengalami kesulitan pada masing-masing sub pokok bahasan, lebih-lebih pada sub pokok bahasan kata/diksi. Persentase kesulitan siswa mempelajari bahasa Indonesia dalam menulis karangan ada pada sub pokok bahasan pilihan kata/diksi terdapat 67,78% dan pada sub pokok bahasan paragrap 65,56% yang pada umumnya siswa mengalami kesulitan. Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh guru yakni dengan membagi siswa-siswi berkelompok sesuai sub pokok bahasan yang belum dipahami, serta memberikan tugas masing-masing kelompok. Kemudian diberikan juga pelajaran tambahan pada sore hari secara terjadwal
Sadd Al-Dzari'ah Dalam Menentukan Fatwa Halal Dan Haram di Lombok Yusup, Muh; Irfan Azim
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 3 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (November)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i3.626

Abstract

The concept of Sadd al-Dzari'ah is a fundamental principle in determining halal and haram fatwas in Islam, which aims to prevent all forms of danger (mafsadah) and maintain the welfare (maslahah) of both individuals and society. This research aims to analyze the application of the Sadd al-Dzari'ah concept in the contemporary context, especially in the fields of Islamic banking and finance, health and food products, as well as its response to the challenges of globalization, multiculturalism and socio-moral change. Using a critical literature review method, this research examines the conceptual basis, methods of legal interpretation (such as ijma', qiyas, istihsan, istishab, and maslahah murlah), as well as contemporary fatwa case studies involving Sadd al-Dzari'ah. The research results show that this concept plays a key role in ensuring the conformity of Islamic financial products and transactions with Sharia principles, assessing the halalness and safety of food and health products, and addressing modern ethical issues such as technological developments, reproductive rights, and cultural diversity. Furthermore, this study confirms that Sadd al-Dzari'ah serves as a vital instrument in maintaining the relevance, integrity, and adaptability of Islamic law amidst complex global dynamics. The implications of this research not only provide a more comprehensive guiding framework for Muslims in making daily decisions in accordance with Sharia but also make a significant contribution to the development of a sustainable, ethical, and religiously responsive Islamic finance industry.