Ada 4 (empat) metode yang digunakan dalam mengkaji kembali studi kelayakan secara finansial ini adalah menggunakan metode NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), BCR (Benefit Cost Ratio) dan PP (Payback Period). Dalam Perhitungan analisa kelayakan finansial pada perumahan Bumi Pabeta Regency yaitu 100% modal sendiri. Dengan Suku bunga 9%. Studi ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan finansial pengembangan perumahan Bumi Pabeta Regency di Kabupaten Gowa, mengingat pentingnya investasi yang berkelanjutan dalam sektor perumahan. Latar belakang penelitian ini berfokus pada meningkatnya kebutuhan perumahan di daerah tersebut serta potensi keuntungan yang dapat diperoleh oleh pengembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan finansial proyek dengan menggunakan berbagai metode analisis, seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis data primer yang diperoleh dari wawancara dengan pihak pengembang dan data sekunder dari dokumen proyek. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa NPV proyek mencapai Rp 19.530.155.722, IRR sebesar 21,31%, dan BCR sebesar 1,73. Selain itu, masa pengembalian modal diperkirakan selama 4 tahun 9 bulan. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa proyek pengembangan perumahan Bumi Pabeta Regency layak untuk dilanjutkan, karena semua indikator kelayakan finansial menunjukkan nilai yang positif dan dapat diterima. Hal ini menandakan bahwa investasi tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi pengembang dan masyarakat sekitar.