Devano, Aerio Galih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggerak Pembangunan Desa: Optimalisasi Potensi Lokal Melalui KKN Desa Petungsewu Camelia Nayla Ridla; Benung, Adventius Mayvero; Devano, Aerio Galih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JPMI - Oktober 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.2942

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Petungsewu bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal desa melalui pendekatan multidisiplin. Program ini dimulai dengan observasi, wawancara, dan survei lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi desa secara mendalam. Implementasi program mencakup pemetaan sosial guna menentukan potensi unggulan desa, sinergi UMKM melalui pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing, serta digitalisasi warisan budaya untuk pelestarian. Selain itu, pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi lokal, dan program peningkatan kreativitas serta produktivitas perempuan bertujuan untuk memberdayakan kelompok ini secara signifikan. Kegiatan juga melibatkan kelas bahasa untuk siswa SD dengan fokus pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris dan Indonesia mereka. KKN berfungsi sebagai jembatan antara dunia akademis dan kebutuhan praktis masyarakat desa. Mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari, tetapi juga berkontribusi langsung dalam penyelesaian masalah nyata di lapangan. Di Desa Petungsewu, program ini sangat penting untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal, memanfaatkan potensi desa yang belum optimal, serta mendukung digitalisasi UMKM dan pelestarian budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dan kerjasama antara warga serta pemerintah desa, mendukung pembangunan berkelanjutan. Meski demikian, tantangan keberlanjutan program ke depan memerlukan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah desa, masyarakat, dan institusi pendidikan agar manfaat program dapat terus dirasakan.