Syam'un, Fitriyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAUM YAHUDI DAN UZAIR AS (TINJAUAN AL-QUR'AN SURAT AT-TAUBAH AYAT 30) Syam'un, Fitriyah
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v9i2.3291

Abstract

Di dalam kitab suci umat Islam Al-Qur’an, ada beberapa sosok nama yang disebutkan namun statusnya masih menjadi banyak perdebatan apakah sosok tersebut nabi atau hanya orang-orang shalih. Bahkan tidak semua nama 25 nabi yang harus diimani, termaktub dalam Al-Qur’an, justru di luar nama 25 nabi yang harus diimani tersebut, Al-Qur’an menyebutkan nama-nama lain yang kisahnya bahkan dijelaskan di dalamnya. Salah satunya adalah Uzair, penyebutan nama Uzair di dalam Al-Qur’an disandingkan dengan Yahudi yang mengatakan bahwa Uzair putra Allah. Namun tidak terlalu banyak yang memperhatikan siapa sosok Uzair tersebut, di sisi lain karena al-Qur’an hanya menotice nya sekali, hanya dalam surat at-Taubah ayat 30, selebihnya tidak ada. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Uzair merupakan sosok yang sangat berpengaruh di kalangan Yahudi, bahkan pendapat mahsyur menyebutkan bahwa Uzair adalah seorang nabi. Namun sikap atau karakter yang buruk dari Sebagian Bani Israel meregenarasi sampai pada masa Uzair, sosok Uzair yang datang dengan membawa mukjizat bisa menulis Kembali Taurat yang pada masa sebelumnya telah menghilang karena dibakar hangus oleh raja yang dzalim, telah menimbulkan sikap pengkultusan berlebihan kepada ulama mereka. Seharusnya dengan kitab Taurat yang ditulis Kembali itu membuat Bani Israel semakin mengamalkan dengan baik isi kandungan di dalamnya, namun justru yang terjadi sebaliknya.
Membangun Komunikasi yang Sehat antara Orang Tua dan Anak (Kajian Qur’an Surat Yusuf ayat 4-5) Syam'un, Fitriyah
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v10i2.3952

Abstract

Values and norms can be conveyed and instilled through healthy communication between parents and children, thereby fostering positive mental qualities in children. That is why creating healthy communication between parents and children is important, as it plays a role in children's growth and development. How can parents build such communication to create healthy communication between parents and children? Here, the author refers to the story of communication between Jacob and Joseph, as mentioned in the Quran, Surah Yusuf, verses 4-5. How does Islam regulate healthy communication between parents and children through the story of Yusuf in the Quran? Research findings indicate that there are many values of healthy communication between parents and children that the Quran presents from the story of Jacob with little Joseph. Among these are the communication methods employed by Jacob as. toward Jospeh, which are characterized by kind, gentle, and calm words and language, speaking while considering and respecting the child’s feelings, and engaging in open and equal communication. These values can be derived from the story of Jacob as. with little Joseph as. depicted in Surah Yusuf, verses 4-5.