Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Peran Ibu dalam Pemberian MP-ASI di RW 10 Kelurahan Tanah Tinggi Kota Jakarta Pusat Ahirna Putri Aritonang; Aulia Salsabila Hamada; Dzakiyatul Atiqoh; Destri Evi Safitri; Fadil Habibie Rachman; Larasati Dwi Azhari; Maulidiah Maulidiah; Nabilah Nur Hasanah; Naila Siti Rafanisa; Pasha Fauziyah Labrii G; Riastuti Kusuma Wardani
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i3.889

Abstract

Masalah gizi buruk pada anak dapat berdampak negatif pada kesehatan dan perkembangan anak, seperti gangguan pertumbuhan, perkembangan kognitif terhambat, dan meningkatkan risiko penyakit. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan demonstrasi dan praktik pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) diadakan sebagai upaya pencegahan gizi buruk pada anak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada ibu dalam pembuatan MP-ASI sehingga nutrisi anak tercukupi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu demonstrasi dan praktik pembuatan MP-ASI dengan bahan lokal yang mudah didapat dan terjangkau oleh masyarakat seperti hati ayam, wortel, dan santan. Kegiatan demonstrasi dan praktik berlangsung selama 1 jam 30 menit, dimulai pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dan kegiatan dihadiri oleh 22 ibu yang memiliki anak berusia <2 tahun serta 15 orang perwakilan lintas sektor, termasuk Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat. Hasil dari kegiatan ini yaitu bertambahnya wawasan dan keterampilan masyarakat dalam mengaplikasikan cara pembuatan MPASI yang tepat. Dampak dari hasil kegiatan ini yaitu meningkatnya kemampuan ibu baduta dalam membuat MP-ASI. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam penurunan angka gizi buruk pada anak di Kelurahan Tanah Tinggi dan menjadi model yang dapat diterapkan di daerah lain dengan kondisi serupa.
Determinants of Digital Eye Strain Among Office Workers: Individual, Device-Related, and Environmental Factors Nabilah Nur Hasanah; Iting Shofwati; Yustinus Denny Ardyanto Wahyudiono
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (April 2026)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.2861

Abstract

Frequent use of digital devices among office workers contributes to a high risk of Digital Eye Strain (DES), with a reported prevalence of 69.0%, which can adversely affect visual performance, sleep quality, and work productivity. This study aimed to analyze the association between individual, device-related, and environmental factors with DES among office workers using a cross-sectional design involving 66 respondents. Data were analyzed using Chi-square and Mann–Whitney tests. The prevalence of DES was 69.7%, with common symptoms including itchy eyes, eye discomfort, and light sensitivity. Key individual factors significantly associated with DES were unsafe digital device use behavior (OR = 11.25; 95% CI: 1.169–30.280), lack of 20-20-20 rest practice (OR = 10.00; 95% CI: 2.895–30.542), and refractive error (OR = 8.20; 95% CI: 2.287–23.399). Among device-related factors, improper computer screen position (OR = 4.263; 95% CI: 1.323–13.736) was identified as a significant predictor. Environmental factors such as inadequate lighting (OR = 5.455; 95% CI: 1.595–18.657) also showed a strong association with DES. In conclusion, DES among office workers is predominantly influenced by behavioral factors, particularly unsafe digital device use and inadequate eye rest practices, which demonstrated the strongest associations. Preventive strategies should prioritize behavioral interventions, ergonomic improvements, and optimization of workplace environmental conditions.