Emilia Ulfa
Universitas Muria Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis kesalahan tataran fonologi pada karangan narasi siswa kelas 4 SDN 1 Ketilengsingolelo Anggita Mega Satria; Emilia Ulfa; Nida Khusnun Nabila; Rani Setiawaty
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3858

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan fonologi dan mengetahui hasil analisis bentuk kesalahan berbahasa dalam tataran fonologi pada teks narasi yang ditulis oleh siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari karangan teks narasi siswa kelas IV SD dengan Teknik pengumpulan data yakni observasi dikelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo yang kemudian menggunakan dokumentasi pengumpulan hasil karangan teks narasi siswa sebagai Teknik dasar analisis datanya.  Dapat disimpulkan hasil analisis penulisan laporan hasil observasi siswa kelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo menunjukkan bahwa banyak kesalahan berbahasa. Salah satu penyebab kesalahan berbahasa adalah siswa tidak memperhatikan kaidah kebahasaan dan sering menyingkat kata yang tidak sesuai dengan kaidah. Selain itu, bahasa ibu dan bahasa kedua siswa berpengaruh, serta lingkungan formal dan informal juga dapat memengaruhi pemahaman siswa terhadap kosakata baku.
Analisis struktur dan nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat “Dewi Nawangsih dan Bagus Rinangku” Emilia Ulfa; Nida Khusnun Nabila; Sefi Nengtias; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i2.4327

Abstract

Artikel ini menganalisis struktur dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat "Dewi Nawangsih dan Bagus Rinangku." Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana unsur-unsur struktural seperti tema, tokoh, latar, alur, dan amanat membentuk cerita serta bagaimana nilai-nilai budaya masyarakat tercermin dalam kisah ini. Dengan menggunakan pendekatan strukturalisme dan kajian budaya, artikel ini mengungkapkan bahwa cerita rakyat ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sarat dengan pesan moral dan ajaran kehidupan, termasuk nilai-nilai seperti kesetiaan, kejujuran, tanggung jawab, dan pentingnya hubungan antara manusia dan alam. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa cerita ini merepresentasikan pandangan hidup dan norma-norma sosial yang dianut oleh masyarakat tempat cerita ini berkembang. Dengan demikian, cerita "Dewi Nawangsih dan Bagus Rinangku" dapat dipandang sebagai sarana pelestarian identitas budaya dan moral bagi generasi selanjutnya.