Dika Aida Husna
Universitas Muria Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis kesalahan berbahasa tataran morfologi pada karangan narasi peserta didik kelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo Masayu Adiana Larasati; Dika Aida Husna; Sefi Nengtias; Rani Setiawaty
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa tataran morfologi pada karangan narasi peserta didik kelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berasal dari karangan narasi peserta didik kelas IV, sedangkan data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan menerapkan metode analisis kesalahan berbahasa tataran morfologi. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi jenis kesalahan morfologi yang sering muncul pada karangan narasi peserta didik. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kesalahan morfologi yang perlu diperbaiki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo cenderung melakukan kesalahan berbahasa tataran morfologi, seperti penggunaan kata benda, kata kerja, dan imbuhan yang tidak sesuai kaidah. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian khusus dalam pembelajaran morfologi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa peserta didik.
Analisis nilai-nilai moral pada cerita rakyat “Batu Gajah”untuk membentuk karakter generasi milenial Dika Aida Husna; Masayu Adiana Larasati; M. Ari Susendra; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i2.4305

Abstract

Melihat ajaran moral yang tersaji dalam cerita rakyat “Batu Gajah” dan melihat apakah masih berlaku bagi generasi muda saat ini menjadi tujuan utama penelitian ini. Temuan penelitian ini berasal dari metode penelitian kualitatif yang dikenal dengan buku rakyat Pantai Timur. Salah satu teknik untuk memperoleh informasi adalah dengan merekam dan mendengarkan narasi. Berdasarkan temuan yang diperoleh, cerita rakyat “Batu Gajah” memberikan beberapa pelajaran penting dalam hidup, antara lain pentingnya jujur, kuat, dan berani. Berkat beragamnya pengaruh ide-ide tersebut terhadap pengembangan karakter generasi milenial, generasi ini tumbuh menjadi generasi yang kuat secara fisik, bermoral, dan mampu mengambil keputusan. Oleh karena itu, cerita rakyat "Batu Gajah" dapat menjadi sumber yang bagus untuk membantu remaja masa kini menjalani transisi menuju kedewasaan. Mengikuti filosofi strukturalisme Robert Stanton, narasi “Batu Gajah” dibedah secara struktural. Berdasarkan peristiwa sejarah yang sebenarnya, struktur yang diteliti adalah hipotesis Robert Stanton. Judul, perspektif, simbolisme, gaya, dan konteks menjadi dasar cerita tersebut.