Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDI KOMPARATIF MAQAMAT DAN AHWAL DALAM ILMU TASAWUF Dila Fadhilah; Mhd.Juniawan Ritonga; Maftuh Ajmain
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tasawuf merupakan disiplin ilmu dalam Islam yang berorientasi pada penyucian jiwa melalui berbagai proses spiritual. Salah satu aspek fundamental dalam tasawuf adalah konsep maqāmāt dan ahwāl, yang merepresentasikan tahapan perjalanan spiritual seorang sufi. Maqāmāt adalah jenjang atau stasiun yang harus ditempuh melalui disiplin spiritual yang ketat, sedangkan ahwāl adalah keadaan batin yang dianugerahkan oleh Allah sebagai respons atas perjalanan tersebut. Penelitian ini melakukan studi komparatif terhadap kedua konsep tersebut dengan menganalisis definisi, karakteristik, serta hubungan timbal balik antara keduanya berdasarkan perspektif para ulama sufi seperti Abu Nasr al-Sarraj, Imam al-Ghazali, dan al-Qusyairi. Temuan menunjukkan bahwa maqāmāt bersifat tetap dan memerlukan usaha aktif dalam pencapaiannya, sedangkan ahwāl bersifat dinamis, temporer, dan tidak dapat diusahakan secara langsung. Selain itu, maqāmāt berfungsi sebagai jalan menuju kesempurnaan spiritual, sementara ahwāl merupakan manifestasi pengalaman batin yang memperdalam hubungan seorang sufi dengan Tuhan. Hubungan sinergis antara maqāmāt dan ahwāl menegaskan bahwa perjalanan spiritual dalam tasawuf tidak hanya berorientasi pada usaha manusiawi, tetapi juga pada anugerah Ilahi yang tidak dapat diprediksi. Pemahaman mendalam mengenai konsep ini menjadi krusial bagi mereka yang ingin menekuni tasawuf sebagai jalan pencarian makna eksistensial dan kedekatan dengan Allah.
ILMU AKHLAK TASAWUF DALAM MEMBANGUN KARAKTER Zainul Arifin; Muhammad Ikhsan Ramadhan; Maftuh Ajmain
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu akhlak dan tasawuf memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter umat. Sejak zaman para ulama klasik seperti Al-Ghazali, ajaran tasawuf telah menekankan pentingnya penyucian hati dan pengendalian diri sebagai kunci utama untuk mencapai akhlak yang baik. Pembentukan karakter dalam tasawuf tidak hanya berfokus pada perbaikan perilaku lahiriah, tetapi juga pada penyempurnaan batin melalui kesadaran spiritual. Dalam kehidupan sehari-hari, ajaran tasawuf dapat diterapkan melalui sikap sabar, jujur, rendah hati, dan ikhlas dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan mengamalkan nilai-nilai tasawuf, seseorang dapat membangun hubungan yang harmonis dengan orang lain serta menjalani kehidupan yang lebih damai dan bermakna. Oleh karena itu, memahami dan menerapkan akhlak tasawuf menjadi solusi untuk membangun individu dan masyarakat yang memiliki karakter kuat serta berlandaskan nilai-nilai spiritual.
ISLAMISASI NUSANTARA: SEJARAH, DINAMIKA POLITIK DAN PERKEMBANGAN SOSIAL-BUDAYA Maftuh Ajmain
NETIZEN: JOURNAL OF SOCIETY AND BUSSINESS Vol. 2 No. 1 (2025): NETIZEN: JOURNAL OF SOCIETY AND BUSSINESS
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the process of Islam's entry and development in Indonesia from the early days of maritime contact between the archipelago and the Islamic world to the post-independence period. The study was conducted by examining theories of Islam's arrival, the development of Islamic kingdoms, socio-cultural dynamics, and political changes from the colonial to the modern era. Using a historical approach and document analysis, this paper maps the long journey of Islam as a cultural, social, and political force in Indonesia. This study confirms that the Islamisation of the archipelago took place gradually, peacefully, and adaptively through trade routes, political power, and religious education. The implications of this formed the distinctive character of Indonesian Islam—moderate, pluralistic, and layered according to the social conditions of each region.
TASAWUF DI INDONESIA: SEJARAH PERKEMBANGAN DAN TOKOH- TOKOHNYA Muhamad Ghifari; Khairi Ananda Jasofi; Maftuh Ajmain
MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis Vol. 4 No. 2 (2025): MUSHAF JOURNAL : Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sufism is a science that studies spirituality and mysticism in Islam. Sufism focuses on developing spirituality and self-awareness through spiritual practice, meditation, and the practice of Islamic teachings. In Indonesia, Sufism has a long, rich and complex history of development. Since the arrival of Islam to the archipelago in the 13th century, Sufism has become an integral and essential part of the spiritual life of the Indonesian Muslim community. Through the influence of ulama, Sufis and intellectuals from the Middle East, Southeast Asia and others, Sufism in Indonesia has developed into a unique, distinctive and diverse spiritual tradition. This process has shaped the spiritual identity of the Indonesian Muslim community and enriched their spiritual life