Saul Arlos Gurich
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KISAH PARA RASUL 15-16 SEBAGAI CERMINAN TANTANGAN MISI DI INDONESIA Saul Arlos Gurich; Paulus Dimas Prabowo
Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Vol.8 No.1 Juni (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/ed.v8i1.118

Abstract

Abstrak: Gereja memiliki tanggung jawab untuk mengemban misi Allah bagi segala bangsa. Dalam praktiknya, ditemui beragam tantangan yang berpotensi menghambat laju pelaksanaan misi tersebut. Fakta ini juga dijumpai di Indonesia. Kisah Para Rasul 15-16 memuat beragam tantangan yang dihadapi misi gereja di awal kekristenan. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja tantangan misi yang mencerminkan konteks Indonesia. Dengan metode analisis tematis, ditemukan bahwa Kisah Para Rasul 15-16 menunjukkan adanya delapan tantangan misi. Tantangan-tantangan tersebut meliputi: dinamika intraiman (15:1-35), dinamika intern tim (15:36-41), kultur-religi (16:1-3), geografi (16:4-8), multikulturalisme (16:9-15), okultisme (16:16-18), aksi massa (16:19-22a), dan aksi penguasa (16:22b-40). Apabila diperbandingkan dengan kondisi yang ada di Indonesia, maka dapat disimpulkan bahwa tantangan misi dalam Kisah Para Rasul 15-16 mencerminkan tantangan misi di Indonesia.